CAKRAWALAINFO.CO.ID,JENEPONTO,- Kelangkaan pasokan LPG 3 kilogram atau yang dikenal sebagai “gas melon” kini dikeluhkan warga di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Tidak hanya sulit ditemukan, harga jual di tingkat pengecer pun melonjak tajam hingga mencapai Rp35.000 per tabung, jauh di atas harga normal.
Salah seorang warga yang mengeluhkan kondisi tersebut menyebutkan, ia harus berkeliling ke berbagai tempat untuk mendapatkan satu tabung gas. Namun stok di sejumlah pangkalan dan warung kelontong diketahui telah kosong.
“Susah sekali dicari, mutar ke mana-mana tidak ada. Kalau ada, harganya langsung naik sampai Rp35 ribu. Padahal biasanya beli cuma sekitar Rp20 ribuan,” ungkap Daeng Rapi, Senin (7/9/2026).
Kelangkaan ini dirasakan sejak beberapa hari terakhir, berbarengan dengan lonjakan permintaan di berbagai wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Makassar dan Gowa. Harga Eceran Tertinggi (HET) resmi LPG 3 kg ditetapkan pemerintah sebesar Rp18.000 per tabung, namun di lapangan harga tidak lagi mengikuti ketentuan tersebut karena pasokan yang tersendat.
Kenaikan harga yang tidak wajar ini sangat memberatkan masyarakat kalangan menengah ke bawah yang mengandalkan gas melon untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
Warga berharap pihak berwenang, termasuk Dinas Perdagangan serta Pertamina segera menindaklanjuti dan memastikan pasokan kembali lancar dengan harga sesuai ketentuan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab kelangkaan maupun langkah pemulihan pasokan di Jeneponto.






