CAKRAWALAINFO.CO.ID, KOTABARU — Langkah Sigap bersama terhadap tamu pengunjung, Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kabupaten Kotabaru kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang yang diduga narkotika jenis sabu ke dalam lingkungan Lapas Kotabaru, Sabtu (17/1/2026).

Upaya penyelundupan ini terungkap saat pemeriksaan terhadap tamu pengunjung yang datang untuk membesuk.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan dua paket kecil berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, yang dibungkus menggunakan plester luka/medis di dalam kaos kaki sebelah kiri guna mengelabui petugas.
Modus ini berhasil diungkap berkat ketelitian petugas dalam melaksanakan pemeriksaan sesuai dengan standar operasional prosedur pengamanan kunjungan.
Penggagalan upaya penyelundupan tersebut dilakukan oleh Indah Aulia Kusuma Wardani yang saat itu bertugas sebagai petugas penggeledahan tamu wanita, bersama dengan petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) yang sedang berjaga, yakni Dedian Nuryanto dan Adiansyah.
Kecurigaan petugas terhadap pengunjung wanita ini, kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lebih mendalam hingga ditemukan barang mencurigakan tersebut.
Menindaklanjuti temuan itu, pihak Lapas Kotabaru segera berkoordinasi dan menyerahkan barang bukti berupa dua paket kecil kristal bening yang diduga sabu beserta pihak yang diduga terlibat kepada Polres Kotabaru untuk dilakukan pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menegaskan komitmen jajarannya dalam memberantas peredaran narkoba di dalam Lapas.
“Kami juga tidak memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba di Lapas Kotabaru, dan seluruh jajaran berkomitmen melaksanakan pengamanan secara ketat dan konsisten sebagai bagian dari dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberantasan narkoba,” tegasnya.
Untuk itu, Kalapas juga memberikan penegasan kepada pihak luar agar tidak mengganggu proses pembinaan di Lapas Kotabaru melalui upaya-upaya melawan hukum, termasuk penyelundupan narkoba.
“Sehingga, Ia juga menekankan bahwa Lapas Kotabaru berkomitmen menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman dan kondusif agar program pembinaan dapat berjalan optimal sesuai dengan tujuan pemasyarakatan.” Terangnya
Dalam hal tersebut, melalui keberhasilan penggagalan ini, Lapas Kotabaru menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pengamanan, meningkatkan profesionalisme petugas, serta menjaga lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba.(zd)












