CAKRAWALAINFO.CO.ID,JENEPONTO– Polres Jeneponto melaksanakan pengamanan eksekusi objek sengketa berdasarkan putusan berkekuatan hukum tetap (inkrah) Pengadilan Negeri Jeneponto di Kampung Rappo-rappo Jawayya, Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin (14-09-2026).
Pengamanan dipimpin langsung Kabag Ops Polres Jeneponto Kompol Saharuddin, S.H., M.H., atas arahan Kapolres Jeneponto AKBP Haryo Basuki, S.I.K., M.H. Langkah ini merupakan komitmen Polri memastikan proses penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan, dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
Eksekusi merupakan tindak lanjut putusan Pengadilan Negeri Jeneponto yang memenangkan pihak pemohon berinisial R, atas objek sengketa berupa sebidang tanah beserta bangunan yang berdiri di atasnya, dengan pihak termohon berinisial N.D.T.
Sejak awal kegiatan, Kabag Ops turun langsung memantau situasi dan memastikan seluruh personel menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dengan mengedepankan profesionalisme serta menghindari tindakan yang memicu gesekan di masyarakat.
“Kehadiran kami bukan untuk berpihak kepada salah satu pihak, melainkan untuk memastikan pelaksanaan putusan pengadilan yang sah dapat berjalan aman, tertib, dan tetap menghormati hak serta martabat semua pihak,” ujar Kompol Saharuddin di sela kegiatan.
Ia juga menekankan agar personel mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat, khususnya pihak-pihak yang terdampak langsung dari pelaksanaan eksekusi.
Pengamanan melibatkan personel gabungan lintas fungsi Polres Jeneponto, unsur Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta Pengadilan Negeri Jeneponto selaku pelaksana teknis putusan. Sinergitas lintas instansi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan selama proses berlangsung.
Berkat persiapan matang mulai dari apel kesiapan, pemetaan potensi kerawanan, simulasi pengamanan, hingga koordinasi intensif antar instansi, seluruh rangkaian eksekusi berjalan aman dan terkendali tanpa insiden menonjol.
Pendekatan yang tegas namun tetap menjunjung nilai kemanusiaan dinilai menjadi faktor utama keberhasilan pengamanan, sehingga situasi kamtibmas tetap kondusif hingga seluruh tahapan selesai pukul 12.30 WITA.






