CAKRAWALAINFO.CO.ID, FLORES, NTT – Di tengah jejak luka gempa yang masih terasa nyata di bumi Flores, gelombang kepedulian terus menembus batas jarak dan medan yang sulit. Posko Induk Garda Flobamora Sulawesi Selatan mewujudkan janji solidaritas lewat penyaluran bantuan berkelanjutan selama tiga hari berturut-turut, 9 hingga 11 September 2026, menjangkau hingga wilayah-wilayah terpencil yang kerap terabaikan.
Demi memastikan uluran tangan benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan, tim bergerak bertahap mengarungi jarak jauh. Pada hari pertama, sasaran diarahkan ke Desa Nitunglea (Kec. Palue, Sikka), Desa Welaosa (Kec. Wewaria, Ende), serta Desa Aeramo-Aesesa (Kec. Danga, Nagekeo). Hari kedua, perjuangan berlanjut ke Kelurahan Benteng Tengah (Riung, Ngada), Desa Satarpadut (Lamaleda Utara, Manggarai Timur), lalu masuk ke Dusun Wora dan Lingkungan Naru di Kecamatan Reok, serta Desa Ladur di Kecamatan Cibal—keduanya wilayah Manggarai Tengah. Gerakan penutup hari ketiga menembus Desa Waning, Kecamatan Endoso, Manggarai Barat.
Dari sembilan titik penyebaran yang tersebar lintas kabupaten, warga menerima paket sembako, obat-obatan yang sangat mendesak, serta pakaian layak pakai—bukan sekadar barang kebutuhan, melainkan bukti bahwa mereka tidak sendirian menanggung musibah.
“Kehadiran ini ingin menyampaikan bahwa di sana ada saudara yang mengingat dan peduli,” ungkap Yoris Subah, Koordinator Posko, dalam laporannya.
Seluruh upaya ini menjadi bukti nyata bahwa jarak laut dan rintangan wilayah tidak mampu memadamkan ikatan kasih persaudaraan sesama anak bangsa.
Perjalanan dan pendistribusian ini bukan tanpa tantangan; tim harus melewati jalur yang terjal, medan yang sulit, serta keterbatasan akses di beberapa wilayah terdampak. Namun, semangat pengabdian dan keinginan kuat untuk meringankan beban warga menjadi pendorong utama agar setiap kiriman sampai tepat waktu dan utuh di setiap titik yang dituju.
“Kami pastikan tidak ada satu warga pun yang terlewatkan, meski harus menempuh perjalanan jauh dan berat. Bantuan ini adalah wujud nyata kebersamaan komunitas diaspora NTT di Sulawesi Selatan,” tegas Yoris Subah.
Seluruh rangkaian kegiatan pendistribusian ini berjalan tertib dan tercatat rapi, sebagai bentuk pertanggungjawaban serta komitmen lanjutan posko dalam mendampingi masa pemulihan warga Flores pascabencana.






