Usai Rakernas AKSI 2026, DPD AKSI Sulsel Siap Roadshow Pengukuhan DPC se-Sulsel

CAKRAWALAINFO. CO, ID, JENEPONTO — Usai mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-II Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) Tahun 2026 di Gedung Parlemen, Jakarta, DPD AKSI Sulawesi Selatan (Sulsel) segera melakukan roadshow ke sejumlah kabupaten untuk mengukuhkan kepengurusan DPC AKSI di seluruh wilayah Sulsel.

 

Roadshow tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat struktur AKSI hingga tingkat kabupaten. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi kepala desa dalam mengawal berbagai aspirasi dan kepentingan masyarakat desa.

 

Sebelumnya, Ketua dan Pengurus DPD AKSI Sulsel menghadiri Rakernas AKSI 2026 dengan membawa sejumlah aspirasi yang dihimpun dari masyarakat desa. Berbagai persoalan strategis menjadi pembahasan, mulai dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan hingga penguatan ekonomi masyarakat desa.

 

Rakernas AKSI 2026 diikuti kepala desa dari 28 provinsi serta 160 kabupaten/kota. Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi nasional sekaligus policy forum untuk menyatukan perspektif pemerintahan desa terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat akar rumput.

 

Ketua DPD AKSI Sulsel, Andi Pangeran Mustamu, S.Sos., mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah aspirasi masyarakat sebelum mengikuti Rakernas.

 

Aspirasi tersebut kemudian dibawa ke forum nasional untuk dibahas dan dirumuskan menjadi rekomendasi kepada pemerintah.

 

“Mulai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang diharapkan segera beroperasi agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat desa,” kata Andi Pangeran saat dihubungi, Sabtu (12/9/2026).

 

Andi Pangeran yang juga Kepala Desa Pungaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, mengatakan perhatian AKSI tidak hanya tertuju pada pengembangan koperasi desa.

 

Menurutnya, ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan serta peningkatan kesejahteraan melalui penguatan ekonomi masyarakat juga menjadi bagian penting dari aspirasi yang disampaikan dalam Rakernas.

 

“Berbagai aspirasi ini kita sampaikan dalam Rakernas di Jakarta. Hasilnya dalam rekomendasi yang dihasilkan, juga terdapat aspirasi dari masyarakat kita,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, AKSI diharapkan tidak hanya menjadi wadah organisasi kepala desa, tetapi juga mampu berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan hingga ke tingkat desa.

 

Menurutnya, keberhasilan sebuah kebijakan tidak hanya ditentukan pada tahap perumusan, tetapi juga pada implementasinya di lapangan. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemerintahan desa perlu terus diperkuat.

 

“Intinya kita semua siap menjalankan hingga mengawal kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat desa,” tegasnya.

 

Rakernas AKSI 2026 dibuka langsung Wakil Ketua DPR RI Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H., bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Ahmad Riza Patria, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa serta Sari Yuliati di Gedung Parlemen, Jakarta.

 

Dalam forum nasional tersebut, AKSI menghasilkan delapan rekomendasi yang selanjutnya disampaikan kepada pemerintah melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

 

Rekomendasi tersebut menjadi bagian dari masukan kebijakan dari pemerintahan desa untuk memperkuat arah pembangunan sekaligus mendorong kebijakan sosial dan ekonomi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Bagi DPD AKSI Sulsel, keikutsertaan dalam Rakernas menjadi momentum penting untuk memastikan aspirasi masyarakat desa dari Sulawesi Selatan turut mendapat ruang dalam pembahasan kebijakan di tingkat nasional.

 

Setelah Rakernas, agenda DPD AKSI Sulsel akan berlanjut melalui roadshow ke sejumlah kabupaten untuk melakukan pengukuhan DPC AKSI.

 

Konsolidasi tersebut diharapkan semakin memperkuat organisasi sekaligus membangun komunikasi yang lebih solid antarpemerintahan desa di Sulawesi Selatan.

 

Dengan struktur organisasi yang semakin kuat, DPD AKSI Sulsel optimistis aspirasi masyarakat desa dapat dikawal secara lebih terarah, baik di tingkat daerah maupun nasional.(Muh Iqbal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *