Perubahan APBD 2026: Pendapatan Naik Jadi Rp4,25 Triliun, Pertumbuhan Ekonomi Batam Diproyeksi Melampaui Rata-rata Nasional

CAKRAWALAINFO.CO.ID, BATAM – Pemerintah Kota Batam mengajukan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun 2026 guna menyesuaikan arah pembangunan dengan dinamika ekonomi daerah. Pemaparan disampaikan Wali Kota Amsakar Achmad dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (3/8/2026).

Dalam rancangan ini, pendapatan daerah diproyeksikan naik dari Rp4,18 triliun menjadi Rp4,25 triliun, dengan pertumbuhan ekonomi ditargetkan 6,4–7,4 persen—lebih tinggi dari perkiraan nasional 5,4 persen. Inflasi diperkirakan tetap terkendali 1,5–3,5 persen.

Kenaikan pendapatan didukung optimalisasi PAD yang diproyeksikan capai Rp2,706 triliun, didorong bertambahnya objek pajak, BPHTB, serta opsen kendaraan. Sementara pendapatan transfer turun akibat penyesuaian, namun tertutup pos hibah dan penerimaan lain yang sah.

Di sisi belanja, anggaran naik dari Rp4,29 triliun menjadi Rp4,51 triliun. Alokasi diprioritaskan untuk pendidikan, bus sekolah, kesehatan, penanganan banjir, penerangan jalan, persampahan, hingga infrastruktur permukiman.

“Perubahan ini bentuk adaptasi agar program tetap relevan dan manfaatnya dirasakan langsung masyarakat. Selaras tema ‘Transformasi Ekonomi Berbasis Inovasi dan Investasi’, kami dorong lima prioritas utama: investasi-pariwisata, infrastruktur, pendidikan-kesehatan, reformasi birokrasi, dan ketangguhan bencana,” tegas Amsakar.

Pemko berharap pembahasan berjalan konstruktif guna mempercepat realisasi program demi kesejahteraan warga dan penguatan daya saing Batam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *