Batam Perkuat Sinergi, Pemko dan APINDO Sepakat Utamakan Tenaga Kerja Lokal

BCKRAWALAINFO.CO.ID, BATAM – Di tengah lonjakan pertumbuhan ekonomi dan investasi yang mengesankan, Pemerintah Kota Batam dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batam mempererat ikatan strategis. Keduanya menandatangani Kesepakatan Bersama Penguatan Urusan Ketenagakerjaan, Jumat (11/9/2026), disaksikan langsung Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya.

 

Penandatanganan dilakukan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Ketua APINDO Batam Rafky Rasyid di Kantor Wali Kota Batam, menjadi tonggak nyata menjawab harapan masyarakat agar kemajuan daerah lebih terasa bagi warga setempat.

 

Langkah Konkret Atasi Kesenjangan Serapan Tenaga Kerja

 

Amsakar menegaskan, kerja sama ini bukan sekadar seremonial, melainkan jawaban atas kegelisahan publik: tingginya laju ekonomi belum selalu berbanding lurus dengan keterlibatan tenaga kerja lokal.

 

“Lewat kesepakatan ini, kita tak lagi hanya berandalkan imbauan. Kita bangun komitmen agar dunia usaha memprioritaskan putra-putri daerah,” tegasnya.

 

Data ekonomi Batam menunjukkan perkembangan yang solid: pertumbuhan ekonomi naik dari 6,76% (2025) menjadi 7,28% pada Semester I-2026; realisasi investasi mencapai Rp29,9 triliun—hampir menyamai capaian sepanjang tahun lalu—serta penurunan angka kemiskinan dari 4,85% (2024) menjadi 3,81% (2025).

 

Namun, tantangan tetap ada: arus migrasi yang tinggi—Batam menjadi tujuan migrasi terbesar kedua nasional setelah Jakarta—menjadi beban tambahan bagi Tingkat Pengangguran Terbuka. Oleh karena itu, Pemko Batam menerapkan kebijakan afirmasi dan mengoptimalkan dana pelatihan sebesar Rp40 miliar agar warga semakin siap bersaing.

 

Apresiasi Pusat dan Dukungan Pengusaha

 

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya memuji pendekatan Batam yang tepat sasaran. Menurutnya, daerah ini berhasil membangun ekosistem ekonomi yang utuh, dengan sektor formal yang mencakup hampir 70% tenaga kerja.

 

“Kepala daerah di sini tak salah baca situasi. Pertumbuhan harus dinikmati banyak pihak, bukan segelintir saja,” ujar Bima Arya seraya berpesan agar kemajuan diimbangi pembenahan infrastruktur dasar, tata ruang, transportasi publik, dan pelestarian identitas budaya Melayu.

 

Sementara itu, Ketua APINDO Batam Rafky Rasyid menyambut baik iklim investasi yang kondusif. Bersama lebih dari 700 perusahaan anggota, pihaknya siap memastikan warga lokal turut merasakan hasil kemajuan daerah.

 

“Tugas kami memastikan kue ekonomi dinikmati bersama. Kami buktikan lewat tindakan nyata,” ucapnya.

 

Komitmen Langsung 30 Perusahaan Besar

 

Acara yang dihadiri sekitar 300 pimpinan perusahaan dan pemangku kepentingan ini membuahkan langkah awal: 30 perusahaan besar berkomitmen mengalokasikan minimal 20% posisi bagi warga lokal. Bahkan, PT Pegai Union langsung merealisasikan penerimaan 200 tenaga kerja yang seluruhnya berasal dari Batam.

 

Seluruh proses pemantauan berlangsung transparan dan terintegrasi lewat sistem SIMNAKER, menjamin akuntabilitas penempatan tenaga kerja demi masa depan Batam yang makmur dan berkeadilan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *