22 Gerai KOPDES Merah Putih di Jeneponto Belum Beroperasi, Dinas Koperasi: Menunggu Perpres

CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO – Keresahan masyarakat terkait bangunan Koperasi Desa (KOPDES) Merah Putih yang baru dibangun namun tampak tidak beroperasi di Kabupaten Jeneponto, akhirnya mendapat penjelasan resmi dari pihak berwenang.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jeneponto, Titin Suhartini, memberikan klarifikasi bahwa berdasarkan data yang tercatat dalam aplikasi Sistem Informasi Koperasi Desa (Simkopdes), jumlah gerai KOPDES Merah Putih yang telah selesai dibangun di wilayah ini berjumlah 22 gerai.

Namun, pihaknya menegaskan bangunan-bangunan tersebut bukan dibiarkan menganggur, melainkan belum diserahterimakan pemanfaatannya secara resmi.

“Saat ini Koperasi Merah Putih yang terbangun bukan menganggur, tetapi memang belum diserahterimakan pemanfaatannya. Kami masih menunggu Peraturan Presiden terkait tata cara operasional Koperasi Desa Merah Putih,” jelas Titin Suhartini saat dikonfirmasi awak media, Jumat (31/7/2026).

Ia juga menegaskan bahwa pihak Kodim Jeneponto adalah pelaksana teknis pembangunan fisik di lapangan. Oleh karena itu, seluruh rincian terkait pembangunan fisik dan data di lapangan sepenuhnya menjadi ranah pihak TNI/Kodim.

“Untuk konfirmasi lebih jelas terkait fisik pembangunan, dapat menanyakan langsung kepada Kodim Jeneponto selaku pelaksana di lapangan. Kami pun hanya menerima data yang dikirimkan langsung dari pihak TNI/Kodim,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Penjelasan ini menjawab kekhawatiran warga yang sebelumnya mempertanyakan fungsi bangunan-bangunan baru tersebut. Pemerintah daerah meminta masyarakat bersabar menunggu payung hukum berupa Peraturan Presiden turun, sehingga tata cara pengelolaan dan operasional dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, redaksi Cakrawalainfo.co.id akan berupaya meminta keterangan lebih lanjut kepada pihak Kodim Jeneponto selaku pelaksana pembangunan guna melengkapi informasi perkembangan proyek ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *