Bupati Jeneponto Dorong BKPRMI Jadi Percontohan OKP, Himpun 53 Kantong Darah dalam Gerakan 1.000 Kantong Darah

CAKRAWALAINFO.CO.ID,JENEPONTO — Semarak Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Kabupaten Jeneponto diwarnai aksi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah. Aksi tersebut berhasil menghimpun sebanyak 53 kantong darah sebagai bagian dari Gerakan 1.000 Kantong Darah untuk Kemanusiaan.

Kegiatan Aksi Donor Darah Kemanusiaan Serentak ini diselenggarakan oleh DPD BKPRMI Kabupaten Jeneponto bekerja sama dengan RSUD Lanto Dg. Pasewang, Ahad (13/9/2026), di kawasan Car Free Day, Taman Turatea, Jalan Pelita, Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan para pendonor yang hadir sejak pagi. Untuk menambah semarak kegiatan, panitia juga menyiapkan doorprize bagi peserta donor darah sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas partisipasi masyarakat dalam mendukung aksi kemanusiaan tersebut.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad BKPRMI ke-49, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian organisasi kepemudaan terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat. Kehadiran doorprize turut menciptakan suasana kegiatan yang lebih meriah sekaligus menjadi bentuk apresiasi panitia kepada masyarakat yang telah berpartisipasi.

Di sela-sela kesibukannya sebagai kepala daerah, Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM. menyempatkan diri hadir secara langsung dalam pelaksanaan aksi donor darah tersebut. Kehadiran Bupati menjadi bentuk dukungan dan apresiasi Pemerintah Kabupaten Jeneponto terhadap gerakan kemanusiaan yang diinisiasi oleh BKPRMI Jeneponto.

Pada kesempatan tersebut, H. Paris Yasir mengapresiasi langkah BKPRMI yang dinilainya mampu menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia bahkan mendorong agar BKPRMI dapat menjadi percontohan bagi organisasi kepemudaan (OKP) lainnya di Kabupaten Jeneponto.

Bacaan Lainnya

“BKPRMI akan menjadi percontohan bagi OKP yang ada di Jeneponto. Ke depan, kita akan mengajak seluruh organisasi masyarakat (ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) yang ada di Jeneponto untuk melaksanakan kegiatan donor darah seperti yang dilakukan oleh BKPRMI Jeneponto,” ujar H. Paris Yasir, SE., MM.

Menurutnya, kegiatan donor darah tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, tetapi juga dapat menjadi gerakan bersama yang memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Ia berharap aksi kemanusiaan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur organisasi di Kabupaten Jeneponto.

Dorongan tersebut menjadi penting di tengah semakin besarnya kebutuhan terhadap peran organisasi kepemudaan sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah. BKPRMI memiliki modal sosial yang kuat melalui jaringan pemuda dan remaja masjid, serta keterlibatannya dalam berbagai kegiatan keumatan dan kemasyarakatan.

Capaian 53 kantong darah dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat Jeneponto masih sangat kuat. Melalui kegiatan ini, BKPRMI berupaya memperluas kontribusinya agar tidak hanya hadir dalam ruang pembinaan keagamaan, tetapi juga mengambil bagian dalam aksi-aksi sosial dan kemanusiaan.

Kerja sama dengan RSUD Lanto Dg. Pasewang turut mendukung pelaksanaan donor darah melalui keterlibatan tenaga kesehatan dan pelayanan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Ketua Panitia Pelaksana, Ismail Awal, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan donor darah dalam rangka Semarak Milad BKPRMI ke-49.

“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, khususnya kepada RSUD Lanto Dg. Pasewang, TNI Kodim 1425 Kabupaten Jeneponto, Palang Merah Indonesia (PMI), serta Kampong Konveksi, atas partisipasi dan kontribusinya dalam menyukseskan kegiatan donor darah ini,” ujar Ismail Awal.

Ia berharap kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut dapat terus dilanjutkan pada berbagai agenda sosial lainnya. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga kesehatan, organisasi, maupun masyarakat.

Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian Semarak Milad BKPRMI ke-49 yang mengusung berbagai agenda sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Melalui Gerakan 1.000 Kantong Darah untuk Kemanusiaan, BKPRMI berupaya menjadikan momentum milad sebagai ruang untuk memperkuat semangat kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan terkumpulnya 53 kantong darah, BKPRMI Jeneponto berharap gerakan tersebut dapat menjadi pemantik bagi semakin banyak masyarakat, organisasi kepemudaan, dan organisasi kemasyarakatan untuk terlibat dalam aksi sosial serupa.

Bagi BKPRMI, semarak Milad ke-49 bukan sekadar momentum seremonial, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat kembali semangat berkhidmat, bergerak, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Aksi donor darah tersebut sekaligus mempertegas bahwa pemuda dan organisasi kepemudaan memiliki ruang yang luas untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah bukan hanya melalui gagasan, tetapi juga melalui aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *