CAKRAWALAINFO.CO.ID, BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, secara resmi melantik Badan Pengurus Ikatan Pendeta Menetap Batam (IPMB) masa bakti 2026–2030 di Golden Prawn, Bengkong, Selasa (4/8/2026). Dalam momen tersebut, ia mengajak seluruh jemaat dan pengurus organisasi itu untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkokoh persatuan, serta membangun sinergi erat dengan Pemerintah Kota guna mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman yang dimiliki Batam.
Dalam sambutannya, Li Claudia menegaskan agenda pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan titik awal pelaksanaan amanah yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari sebuah tanggung jawab yang besar,” ujarnya.
Ia berharap kepengurusan yang baru dilantik mampu menjadi teladan nyata, baik dalam sikap maupun tindakan sehari-hari. Menurutnya, pemimpin organisasi keagamaan memikul tanggung jawab menjaga integritas, memperkuat ikatan persaudaraan, serta mengutamakan semangat melayani masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan tertentu.
“Kepengurusan yang baru diharapkan menjadi teladan dalam integritas, menjaga persatuan, serta bekerja dengan semangat pelayanan, bukan untuk kepentingan pribadi maupun golongan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Li Claudia mengajak seluruh pengurus dan anggota IPMB untuk terus memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kota Batam serta berbagai elemen masyarakat lainnya, guna menjaga kondusivitas daerah dan merawat keberagaman yang selama ini menjadi kekuatan utama Batam.
“Mari kita memperkuat sinergi, membangun komunikasi yang sehat, dan bersama-sama menjadi berkat bagi Kota Batam,” ajaknya.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para pendeta, tokoh lintas agama, serta sejumlah undangan lainnya. Melalui kepengurusan yang baru ini, IPMB diharapkan semakin berperan aktif dalam memperkuat toleransi, mempererat persaudaraan antarumat beragama, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Batam yang religius, rukun, dan sejahtera.






