Kapolres Jeneponto  menyampaikan permintaan maaf,  Janji  sanksi tegas Oknum Pelaku

 

CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO – Kapolres Jeneponto akhirnya menerima perwakilan wartawan dari berbagai media, baik cetak, daring, maupun elektronik, untuk membahas insiden perampasan alat kerja dan tindakan intimidasi yang dialami salah satu jurnalis saat meliput tugas. Dalam pertemuan yang berlangsung kekeluargaan tersebut, pimpinan kepolisian menyampaikan permintaan maaf sekaligus memberikan sejumlah komitmen tegas.

 

Kapolres secara terbuka menyampaikan permintaan maaf atas tindakan yang dilakukan anggotanya, yang diduga menghalangi tugas jurnalistik dan merampas ponsel milik wartawan saat meliput proses penangkapan terduga pengedar narkoba di kawasan Jembatan Belokallong, pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

 

Terdapat tiga poin penting yang disampaikan dan disepakati dalam pertemuan tersebut:

 

Pertama, secara resmi meminta maaf atas perbuatan oknum anggota yang dinilai melanggar prosedur serta hak wartawan dalam menjalankan tugasnya.

 

Kedua, menjamin kejadian serupa tidak akan terulang lagi di wilayah hukum Polres Jeneponto. Pihaknya akan memberikan pembinaan dan pengingat kepada seluruh jajaran agar menghormati keberadaan pers sebagai mitra kerja.

 

Ketiga, berkomitmen menjatuhkan sanksi tegas berupa tindakan disiplin sesuai peraturan yang berlaku kepada oknum yang terbukti bersalah, setelah proses pemeriksaan internal selesai dilakukan.

 

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Jeneponto, Syarifuddin, yang hadir dalam pertemuan menyambut baik sikap terbuka dan komitmen yang disampaikan Kapolres. Namun, pihaknya tetap akan mengawal proses tersebut agar berjalan adil dan transparan.

 

“Kami menghargai sikap terbuka Kapolres. Harapan kami, komitmen ini bukan sekadar janji, tapi benar‑benar dibuktikan dengan tindakan nyata agar kebebasan pers dan keamanan wartawan saat bertugas di Jeneponto benar‑benar terjamin,” ujar Syarifuddin.

 

Hingga saat ini, proses pemeriksaan internal terhadap oknum yang terlibat masih berlangsung. Masyarakat dan kalangan pers menantikan hasil akhir serta bentuk sanksi yang akan dijatuhkan sebagai pelajaran bagi seluruh jajaran kepolisian.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *