CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO,– Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, melakukan kunjungan kerja langsung ke ruang perawatan anak dan bayi di Gedung Lontara 2 RSUD Lanto Dg Pasewang pada Jumat, 11 September 2026.Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jeneponto, Dr. Mustaufiq, jajaran pejabat RSUD Lanto Dg Pasewang, serta Kepala Bagian Organisasi Setda Jeneponto.
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung integrasi pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang terhubung dengan jaminan sosial dan layanan kesehatan masyarakat.
“Ini kami lakukan hari ini guna memastikan bahwa sinergi dua perangkat daerah, yakni Dinas Capil dan RSUD Lanto Dg Pasewang, dalam pelayanan administrasi kependudukan yang berkaitan dengan jaminan sosial dan kesehatan berjalan optimal,” ungkap H. Paris Yasir di sela-sela pemantauannya.
Bupati menyatakan kepuasannya setelah melihat langsung proses pelayanan di lapangan. Menurutnya, keluarga pasien menyambut baik sistem ini karena mereka bisa mengurus dan memperoleh dokumen kependudukan yang dibutuhkan secara cepat dan tanpa hambatan.
“Hari ini kami lihat langsung, dan keluarga pasien semua berbahagia karena mereka dapat memperoleh semua berkas administrasi kependudukan dengan cepat.
Program Rekam Cetak Warga Sampai Tuntas ini adalah wujud dari moda pelayanan dasar yang melayani, dan disinilah esensi kebahagiaan warga,” tambah Bupati Jeneponto.
Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Dukcapil Jeneponto, Dr. Mustaufiq, menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan program integrasi ini. Pihaknya berencana mempercepat kolaborasi dengan instansi-instansi lain yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.
“Ini akan terus kita kembangkan dan mengakselerasi dengan semua perangkat daerah yang bersentuhan dengan pelayanan, dan menjadikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai dasar utama dalam segala lini layanan,” ujar Dr. Mustaufiq.
Melalui sinergi ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap pemenuhan hak sipil warga negara dan akses terhadap fasilitas kesehatan dapat berjalan beriringan secara cepat, efektif, dan efisien






