PAD Batam Melonjak 131%, Amsakar Tekankan Fiskal Harus Bermanfaat Bagi Rakyat

CAKRAWALAINFO.CO.ID, BATAM – Penguatan fiskal daerah menjadi kunci pembangunan dan pelayanan publik berkelanjutan, dibahas dalam Seminar Rembug Fiskal APEKSI Komwil I Sumatera di Harris Hotel & Suites Nagoya Batam, Kamis (27/8/2026), dihadiri 24 wali kota anggota.

 

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan fiskal tidak diukur dari besar APBD, melainkan kemampuan menjawab kebutuhan masyarakat. “Fiskal daerah harus mampu menjawab kebutuhan rakyat,” ujarnya.

 

Batam mencatat pertumbuhan ekonomi 6,76% (PDRB Rp253,64 triliun), investasi Rp69,3 triliun (2025) dan Rp38,97 triliun (Semester I 2026), PAD tumbuh 131% jadi Rp2,253 triliun (2025). Tantangan tetap ada: pengangguran 7,57% akibat kesenjangan kompetensi dan arus migrasi tinggi.

 

Amsakar tekankan pentingnya integrasi kebijakan Pemko–BP Batam, penyederhanaan izin investasi, diversifikasi ekonomi, serta peningkatan SDM agar pertumbuhan ekonomi bermanfaat nyata bagi masyarakat — melalui seragam gratis siswa, UHC 98%, bantuan lansia, pelatihan kerja, hingga penanganan banjir.

 

“Ukuran keberhasilan fiskal seberapa besar manfaat dirasakan masyarakat,” pungkas Amsakar, berharap forum melahirkan kebijakan konkret.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *