CAKRAWALAINFO.CO.ID, MAKASSAR– Aksi penyerangan yang diduga dilakukan sekelompok pemuda bermotor terjadi di depan sebuah tempat kebugaran (gym) di Jalan Skarda N, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 01.30 WITA. Peristiwa tersebut kini dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan pemotor tiba-tiba mendatangi lokasi dan langsung melakukan penyerangan dengan melemparkan batu ke arah warga yang berada di sekitar tempat kejadian.
Ketua ORW 7 Gunung Sari, Ramli (67), mengatakan kelompok tersebut datang menggunakan sekitar sepuluh sepeda motor. Menurutnya, aksi itu terjadi secara tiba-tiba tanpa didahului adanya perselisihan dengan warga setempat.
“Kalau kita lihat kronologisnya itu dia langsung menyerang. Kurang lebih mungkin motor itu ada 10 motor,” ujar Ramli kepada wartawan.
Selain melakukan pelemparan batu, dalam rekaman yang beredar juga terlihat sebuah sepeda motor terjatuh saat insiden berlangsung. Namun, belum dapat dipastikan apakah kendaraan tersebut jatuh akibat sengaja dijatuhkan atau karena faktor lain.
“Alhamdulillah di tempat kejadian ini tidak ada korban, (karena) para pelaku melempar batu. Kalau saya lihat dari kronologis videonya itu kayaknya ada motor yang jatuh tidak tahu itu karena disengaja atau jatuh sendiri,” katanya.
Ramli menegaskan hingga kini warga sekitar tidak mengetahui adanya persoalan yang menjadi pemicu aksi penyerangan tersebut. Menurutnya, tidak pernah ada konflik yang melibatkan masyarakat di lokasi sebelum kejadian.
“Tidak ada masalah, kalau dari warga ini tidak ada masalah, tidak ada informasi juga,” tegasnya.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Gunung Sari Polsek Rappocini, Aiptu Irwan, mengatakan pihak kepolisian telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku.
Ia juga mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban atau mengalami kerugian akibat peristiwa tersebut agar segera membuat laporan resmi ke kepolisian.
“Kami sudah menyampaikan apabila ada yang merasa dirugikan atau ada yang merasa keberatan dengan kejadian tersebut kami persilahkan ke kantor terdekat dalam hal ini Polsek Rappocini untuk membuat laporan kepolisian,” ujar Irwan.
Menurutnya, identitas maupun kelompok yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan itu masih belum diketahui. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman video yang beredar untuk mengungkap pelaku.
“Untuk para pelaku masih dilakukan proses penyelidikan,” pungkasnya.
Hingga saat ini, situasi di lokasi dilaporkan telah kembali kondusif. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, aparat kepolisian masih terus mendalami motif penyerangan dan memburu pihak-pihak yang terlibat.






