CAKRAWALAINFO.CO.ID, MAKASSAR – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sulawesi Selatan menggelar aksi demonstrasi di kawasan Fly Over, menuntut pemerintah Indonesia menarik diri dari keanggotaan Board of Peace (BoP).
Aksi tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai kampus serta sejumlah komunitas pemuda yang menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah terkait keikutsertaan Indonesia dalam organisasi tersebut.
Koordinator Lapangan aksi, Waldi, dalam orasinya menilai bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace sebagai kebijakan yang perlu dikaji ulang.
“Kami menolak keras jika tentara Indonesia ditempatkan di bawah komando negara lain. Indonesia harus keluar dari BoP sekarang juga,” ujarnya di hadapan massa aksi.
Sepanjang aksi berlangsung, para demonstran menyampaikan berbagai orasi yang menyoroti dampak kebijakan luar negeri Indonesia serta peran militer dalam misi internasional.
Beberapa perwakilan mahasiswa juga menyampaikan pandangan mereka terkait solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Menurut salah satu perwakilan komunitas literasi yang turut hadir dalam aksi tersebut, Indonesia seharusnya lebih fokus pada dukungan terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.
Para demonstran juga membacakan pernyataan sikap yang berisi tuntutan agar pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka mengenai posisi Indonesia dalam Board of Peace.
Aksi yang berlangsung tertib tersebut diakhiri dengan seruan solidaritas kepada rakyat Palestina serta ajakan menjaga semangat perjuangan dan persatuan bangsa. (*/)






