Keluarga Korban Meninggal Akibat Dugaan Penganiayaan Desak Kapolda & Kapolri Evaluasi Kapolresta Gowa: “Jangan Karena Kami Bukan Siapa-Siapa, Hukum Jadi Lambat”

Cakrawalainfo.co.id

Berikut naskah berita m

CAKRAWALAINFO.CO.ID,GOWA — Kekecewaan mendalam kembali disampaikan keluarga korban yang melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan yang diduga berujung pada meninggalnya anggota keluarga mereka. Hingga kini, proses hukum dinilai berjalan lambat dan belum memberikan kepastian.

 

Kakak korban sekaligus pelapor mengaku telah memenuhi kewajibannya—memberikan keterangan, bukti, serta mengikuti setiap tahapan yang diminta pihak kepolisian. Namun perkembangan perkara justru terasa berhenti di tengah jalan.

 

“Saya sebagai pelapor sekaligus kakak korban merasa sangat kecewa. Kami hanya ingin keadilan dan kepastian hukum atas perkara yang menimpa adik saya,” ujar pelapor dengan nada tertahan.

Bacaan Lainnya

 

Ia mempertanyakan apakah laporan warga biasa harus menunggu kasus menjadi sorotan publik baru ditangani secara serius.

 

“Apakah masyarakat kecil seperti kami harus memiliki jabatan, kekuasaan, atau dikenal banyak orang dulu baru mendapat perhatian? Kami merasa seolah kasus kami bukan prioritas,” keluhnya.

 

Minta Polda Sulsel dan Kapolri Turun Tangan

 

Karena ketidakpastian tersebut, keluarga meminta Kapolda Sulawesi Selatan beserta Kapolri melakukan pengawasan langsung sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap penanganan perkara di Polresta Gowa.

 

“Kalau memang ada kelalaian atau ketidakprofesionalan, saya minta pimpinan Polresta Gowa dievaluasi. Apabila terbukti melanggar, berikan tindakan sesuai aturan,” tegas pelapor.

 

Permintaan ini bukan berarti tidak percaya pada institusi kepolisian, melainkan keinginan agar perkara diproses secara transparan, akuntabel, dan tanpa diskriminasi.

 

Hanya Minta Hak Warga Negara

 

Keluarga menegaskan tidak meminta perlakuan istimewa—hanya hak dasar setiap warga negara: keadilan.

 

“Jangan sampai rakyat berpikir hukum hanya berjalan cepat jika yang berurusan punya kekuatan atau kepentingan. Kami tidak memihak siapa pun, kami hanya ingin kebenaran dibuka secara terbuka,” ucapnya.

 

Pelapor berharap pimpinan di tingkat Polda maupun Mabes Polri memastikan setiap laporan diperlakukan sama, tanpa memandang latar belakang pelapor maupun korban.

 

Polresta Gowa Diminta Beri Penjelasan

 

Hingga berita ini diturunkan, keluarga belum menerima kejelasan tahapan penanganan perkara. Pihaknya mendesak Polresta Gowa memberikan penjelasan resmi agar publik mengetahui langkah-langkah yang telah ditempuh.

 

Diketahui, Polresta Gowa saat ini dipimpin oleh Kombes Pol. Dr. Muh. Yusuf Usman. Keluarga berharap terbuka ruang komunikasi antara pimpinan, penyidik, dan keluarga untuk menjelaskan posisi perkara secara terbuka.

 

Bagi keluarga, ini bukan sekadar urusan administrasi laporan di baliknya ada nyawa yang hilang dan duka yang belum tuntas.

 

“Kami hanya ingin keadilan. Tangani perkara ini dengan serius. Jangan karena kami bukan siapa-siapa, proses hukum jadi lambat,” tutup pelapor.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *