CAKRAWALAINFO.CO.ID, SUMATERA BARAT — Banyak cerita unik yang terjadi di tengah suka cita kegembiraan pelantikan ASN PPPK Paruh Waktu di berbagai daerah. Salah satunya di acara pelantikan PPPK Paruh Waktu Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat, pada Senin 29 Desember Kemarin.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melantik sebanyak 1.758 tenaga PPPK Paruh Waktu tahun ini. Salah satu yang terbanyak di Indonesia.
Namun, di antara sejumlah nama yang dilantik, ada nama Syamsurizal. Tendik di sebuah SD. Diangkat dalam jabatan Operator Layanan Operasional di SDN 11 Enam Lingkuang.
Saat Bapak Bupati John Kenedy Aziz memberikan sambutan, beliau secara khusus memanggil Syamsurizal naik ke panggung untuk berdiri persis disamping mimbar bupati. Dan dihadapan ribuan ASN di lapangan, Bupati menyampaikan secara tulus ucapan terima kasih kepada Syamsurizal atas dedikasi pengabdiannya selama ini kepada Pemerintahan Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Ternyata, Bapak Syamsurizal 2 hari lagi pensiun!.
Ya, setelah mengabdi bertahun-tahun sebagai honorer, akhirnya ia diangkat menjadi ASN pada tanggal 29 Desember 2025.
Tapi, nantinya dua hari kemudian, yaitu tanggal 31 Desember 2025, ia sudah harus purna tugas, karena batas usia pensiun.
Sungguh situasi yang langka. Syamsurizal hanya berkesempatan menikmati statusnya sebagai ASN selama 2 hari, sebelum akhirnya harus pensiun.
Ucapan terima kasih dari Bupati disambut tepuk tangan meriah nan haru dari para hadirin. Bupati sempat memberikan sedikit hadiah tanda terima kasih kepada Syamsurizal secara pribadi. Lalu seluruh pejabat yang hadir turut juga memberikan ucapan selamat kepada Syamsurizal, Momen yang indah.
Nah, ini lah sebenarnya salah satu tujuan pemerintah memprioritaskan untuk menata tenaga Non-ASN selama beberapa tahun belakangan.
Agar semua honorer terdata dengan baik dan tidak terjadi lagi seperti Syamsurizal dan ASN lainnya dengan cerita yang sama.
Bisa dibayangkan, seandainya pemerintah tidak membuat kebijakan PPPK Paruh Waktu, kita tidak akan mengetahui bahwa ternyata ada banyak tenaga honorer yang sudah mengabdi puluhan tahun, tapi tak kunjung diangkat jadi ASN.
Tahun ini banyak fenomena serupa ditemukan di berbagai acara pelantikan PPPK Paruh Waktu. Ada yang pensiun 2 hari lagi, seminggu lagi, sebulan lagi dan lain-lain. Ada yang tendik, tenaga kesehatan, dan banyak juga yang jabatan Guru.
Kini, semua honorer yang tercatat di instansi pemerintah telah diangkat menjadi ASN. Sehingga penataan honorer bisa dimulai dari nol lagi. Dan semoga ke depan bisa lebih rapi.
Selamat kepada Teman-teman yang telah di angkat menjadi ASN PPPK Paruh Waktu. Terutama rekan-rekan guru di Kabupaten Padang Pariaman tercinta.
Mari tetap menjadi guru jelata yang fokus mengajar di kelas. Khusus untuk guru SD, saya selalu mengajak untuk pastikan anak-anak kita mantap dalam konsep-konsep dasar Calistung kutip Facebook.












