CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO — Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) UPT RSUD Lanto Dg. Pasewang mengikutsertakan 76 orang anggotanya dalam Webinar Update Guideline American Heart Association (AHA) 2025: BLS Audit, Pediatric & Special Circumstances yang diselenggarakan oleh Pusbangdiklat PPNI bekerja sama dengan HIPGAB, jeneponto I Sulawesi Selatan.(13/12/2025).
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan diikuti secara kolektif oleh para perawat di Ruang Aula 1 UPT RSUD Lanto Dg. Pasewang, pada Sabtu, 13 Desember 2025. Webinar ini bertujuan untuk memperbarui pengetahuan dan kompetensi perawat terkait penanganan kegawatdaruratan jantung dan henti napas sesuai guideline terbaru AHA.
Kegiatan Webinar kolektif ini dapat terselenggara berkat kontribusi dan kolaborasi antara DPK PPNI RSUD Lanto Dg Pasewang dengan Pihak UPT RSUD Lanto Dg Pasewang, yang telah memfasilitasi sarana, prasarana serta memberikan ruang dan waktu bagi perawat untuk mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi secara bersama-sama
Ketua DPK PPNI RSUD Lanto Daeng Pasewang,, Akhriany Yahya, S.Kep., Ns., M.Kes., CEDM, menyampaikan bahwa keikutsertaan puluhan perawat dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam meningkatkan mutu dan keselamatan pelayanan keperawatan.
“Update guideline AHA 2025 ini sangat penting bagi perawat, khususnya yang bertugas di layanan kritis dan kegawatdaruratan. DPK PPNI berkomitmen memfasilitasi anggota agar selalu update terhadap perkembangan ilmu dan standar praktik terkini demi keselamatan pasien,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPK PPNI RSUD Lanto Dg. Pasewang, Suardi Hartono, S.Kep., Ns., menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan secara terpusat di aula rumah sakit juga menjadi upaya untuk membangun budaya belajar bersama di lingkungan kerja.
“Dengan mengikuti webinar secara kolektif, selain efisien, juga mendorong diskusi dan pemahaman yang sama di antara perawat. Harapannya, materi yang diperoleh dapat langsung diimplementasikan dalam praktik pelayanan sehari-hari,” jelasnya.
Ketua Seksi Pelatihan dan Penelitian DPK PPNI RSUD Lanto Dg. Pasewang, Andi Erly, S.Kep., Ns., menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kompetensi berkelanjutan (continuous professional development) bagi anggota.
“Materi BLS audit, pediatric, dan special circumstances sangat relevan dengan kondisi layanan rumah sakit. Ke depan, DPK PPNI akan terus mendorong kegiatan pelatihan dan penelitian yang berbasis evidence-based practice,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, DPK PPNI RSUD Lanto Dg. Pasewang berharap seluruh peserta dapat meningkatkan kompetensi klinis, memperkuat kesiapsiagaan dalam situasi kegawatdaruratan, serta mendukung peningkatan mutu dan keselamatan pasien di rumah sakit.












