Kanit Narkoba Polres Bantaeng Diduga “Alergi” Wartawan, Konfirmasi Media Terkesan Dihindari

CAKRAWALAINFO.CO.ID,BANTAENG — Keterbukaan informasi publik di lingkungan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bantaeng kembali dipertanyakan. Salah seorang pejabat di kesatuan tersebut, Kanit Narkoba Polres Bantaeng, diduga kerap menghindari dan menolak memberikan keterangan saat para awak media hendak melakukan konfirmasi terkait sejumlah peristiwa di wilayah hukumnya.

 

Beberapa wartawan yang berupaya melakukan konfirmasi kepada Kanit Narkoba tersebut mengaku justru mendapat pelayanan yang tidak memuaskan. Alih-alih memberikan klarifikasi atau penjelasan sebagaimana diharapkan, pejabat tersebut terkesan menghindar, menolak dihubungi, hingga tidak merespons pesan maupun telepon dari media.

 

“Sudah berkali-kali kami coba hubungi, entah telepon tidak diangkat, pesan tidak dibalas, kesannya seperti alergi wartawan,” ungkap salah satu awak media yang enggan disebutkan identitasnya, Sabtu (19/9/2026).

 

Bacaan Lainnya

Perilaku tersebut memicu kekhawatiran di kalangan insan pers di Kabupaten Bantaeng. Pasalnya, keterbukaan informasi merupakan bagian dari pelayanan publik yang wajib dipenuhi oleh setiap institusi kepolisian. Sikap menutup diri terhadap media justru memunculkan beragam asumsi di tengah masyarakat.

 

“Kalau tidak ada yang ditutupi, seharusnya tidak perlu takut berbicara dengan media. Semakin dihindari, masyarakat justru bertanya-tanya, ada apa sebenarnya?” ujar pengamat pers di Bantaeng.

 

Padahal, dalam berbagai kesempatan, jajaran pimpinan Polri kerap menegaskan bahwa wartawan adalah mitra strategis kepolisian. Keterbukaan informasi dinilai penting agar masyarakat memperoleh berita yang akurat dan berimbang, bukan spekulasi yang berkembang tanpa dasar.

 

Namun di lapangan, kenyataannya tampak berbeda. Saat media membutuhkan penjelasan resmi, justru dihadang dengan sikap diam atau penghindaran. Padahal, setiap pejabat publik wajib memberikan informasi yang menjadi hak masyarakat, selama tidak berkaitan dengan hal yang sedang berlangsung proses penyidikan maupun yang bersifat rahasia negara.

 

Hingga berita ini diturunkan, upaya untuk mendapatkan tanggapan dari Kanit Narkoba Polres Bantaeng belum membuahkan hasil. Awak media berharap pimpinan Polres Bantaeng dapat mengevaluasi hal ini agar prinsip transparansi tetap terjaga, dan sinergitas antara kepolisian dengan media tidak putus di tengah jalan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *