TNI AD Melalui Kodim 1425/Jeneponto Hadirkan Harapan Baru, Jembatan Mataparallu Bangkit Setelah 10 Tahun Terputus

CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO – Kodim 1425/Jeneponto terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui pembangunan Jembatan Beton Sungai Mataparallu.

 

Memasuki tahap pengecoran pada Sabtu (4/7/2026), truk mixer beton silih berganti menyuplai material ke lokasi pekerjaan. Beton segar kemudian dipindahkan menggunakan alat berat ekskavator ke dump truck sebelum diangkut menuju bentang jembatan untuk dituangkan pada konstruksi jembatan.

 

Pengecoran tersebut menjadi tahapan penting dalam pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Samataring dengan Kelurahan Tolo Timur, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto.

 

Pekerjaan dilaksanakan secara terpadu oleh personel Kodim 1425/Jeneponto, Zidam XIV/Hasanuddin, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jeneponto, aparat pemerintah desa, dan masyarakat yang sejak awal bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pembangunan.

 

Kehadiran jembatan ini nantinya diharapkan mampu mengembalikan akses utama masyarakat yang telah terputus selama bertahun-tahun.

 

Selain memperlancar aktivitas warga, jembatan tersebut juga akan memudahkan anak-anak menuju sekolah di Kelurahan Tolo Timur. Jika jembatan berfungsi, jarak tempuh hanya sekitar 1 kilometer, namun selama mengalami kerusakan mereka harus memutar hingga kurang lebih 8 kilometer setiap hari.

 

Kepala Desa Samataring, H. Subardi, mengatakan bahwa proses pengecoran menjadi momentum yang telah lama dinantikan masyarakat.

 

Menurutnya, Jembatan Sungai Mataparallu telah mengalami kerusakan dan tidak dapat digunakan selama kurang lebih 10 tahun, sehingga aktivitas warga, terutama akses menuju Kelurahan Tolo Timur, menjadi terganggu.

 

Ia menjelaskan, jembatan tersebut merupakan jalur terdekat bagi anak-anak menuju sekolah di Kelurahan Tolo Timur dengan jarak sekitar 1 kilometer. Namun selama jembatan rusak, mereka terpaksa memutar hingga kurang lebih 8 kilometer setiap hari.

 

“Atas nama Pemerintah Desa Samataring dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, TNI Angkatan Darat melalui Kodim 1425/Jeneponto, Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Dinas Pekerjaan Umum, serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong mewujudkan pembangunan jembatan ini.”

 

Bagi kami, tutur H. Subardi, pembangunan ini bukan sekadar menghadirkan sebuah jembatan, tetapi mengembalikan akses utama masyarakat yang telah terputus selama bertahun-tahun. Insya Allah, kehadiran jembatan ini akan memberikan kemudahan bagi warga, khususnya anak-anak yang setiap hari berangkat ke sekolah,” ungkap H. Subardi.

 

Sementara itu, Kasdim 1425/Jeneponto Mayor Inf Ramli Hamanja, selaku perwira tertua di lokasi kegiatan, mengatakan bahwa tahap pengecoran merupakan salah satu fase penting yang menentukan kekuatan konstruksi jembatan.

 

Oleh karena itu, seluruh proses dilakukan dengan penuh ketelitian agar menghasilkan jembatan yang kokoh, aman, dan memiliki daya tahan yang panjang.

 

Ia menegaskan, pembangunan Jembatan Beton Sungai Mataparallu merupakan bentuk nyata kepedulian TNI Angkatan Darat melalui Kodim 1425/Jeneponto dalam membantu pemerintah daerah menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

 

Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat desa, dan warga menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pembangunan tersebut.

Kami berharap kehadiran jembatan ini tidak hanya menghubungkan Desa Samataring dan Kelurahan Tolo Timur, tetapi juga mengembalikan kemudahan akses bagi masyarakat.

 

“Anak-anak tidak lagi harus menempuh perjalanan memutar sejauh delapan kilometer untuk menuju sekolah, aktivitas ekonomi masyarakat akan semakin lancar, dan pelayanan kepada warga menjadi lebih mudah. Itulah tujuan utama pengabdian TNI AD melalui Kodim 1425/Jeneponto, yakni menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarak

at,“ tutup Mayor Inf Ramli Hamanja.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *