CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO – Kualitas pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Jeneponto kembali menjadi sorotan tajam. Pasalnya, sejumlah ruas jalan yang baru rampung dikerjakan sekitar empat bulan lalu dengan anggaran mencapai belasan miliar rupiah, kini kondisinya sudah rusak parah. Namun hingga saat ini, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Jeneponto, Massuri Lalang, bungkam dan enggan memberikan penjelasan terkait permasalahan tersebut.
Berdasarkan data yang tertera pada papan proyek, pekerjaan peningkatan jalan yang mencakup tiga ruas sekaligus—Ruas Ruku-ruku–Tanetea, Ruas Kampong Beru–Lantaka, serta Ruas Kapita–Kampung Labbua—dibiayai dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp11.444.950.805. Proyek ini dilaksanakan oleh pelaksana CV. Makkawaru Putra dengan pengawasan dari konsultan CV. Wira Kamil Konsultan, yang dijadwalkan selesai pada 31 Desember 2025.
Fakta di lapangan memperlihatkan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan:
“Kami akan panggil stakeholder terkait dalam hal ini bidang bina marga yang merupakan mitra komisi III bersama dengan pihak penyedia atau kontraktornya.” Anwar jaya Husain, ketua komisi III, tegasnya.






