Tak Ada Saksi Terperiksa Dalam Kasus Dugaan Keracunan Menu MBG di Rumbia Jeneponto, Hasil Lab Ditutupi

CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO — Pihak kepolisian Polres Jeneponto tak melakukan pemeriksaan terhadap seluruh yang terlibat dalam penyajian menu MBG yang diduga mengakibatkan 28 siswa keracunan di Kecamatan Rumbia kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan (15/5/20206).

Padahal sebagian siswa mengalami kejang-kejang akibat usai menyantap ikan busuk yang disediakan oleh SPPG dari yayasan kartika jaya manunggal.

 

Akibat dari kejadian tersebut SPPG yang diduga menyediakan menu MBG busuk sudah ditutup dan sudah tidak beroperasi.

Meski demikian, masyarakat Jeneponto meminta agar pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pengelolah dapur yang nyaris mencelakakan puluhan siswa.

 

Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Nurman Matasa mengatakan bahwa sejauh ini belum memeriksan saksi atas kejadian dugaan keracunan menu MBG di Kecamatan Rumbia.

 

“Tidak adapi yang diperiksa untuk sementara,” Ujarnya via telepon Whatsapp, Kamis (14/5/2026).

 

Pengakuan Kasat Reskrim Polres Jeneponto tersebut seakan enggan melakukan proses hukum terkait dugaan keracunan menu MBG yang terjadi di Kecamatan Rumbia beberapa pekan yang lalu.

 

Ditanya soal hasil lab pemeriksaan sampel menu MBG yang diduga mengandung bakteri.

 

Pihak kepolisian beralasan bahwa nanti akan dijelaskan padahal hasil lab nya sudah diketahui namun diduga enggan memberitahukan keterangan karena kasus tersebut diduga melibatkan oknum tentera.

 

“Nanti saya jelaskan di, kan saya sudah jelaskanmi tadi bahwa itu kasus, kasusnya itu pak dandim yang punya to. Dan SPPG nya sudah ditutup,” Kata kasat reskrim.

 

Dikonfirmasi terpisah, Dandim 1425 Jeneponto mengatakan bahwa sudah dijelaskan oleh salah satu anggota bernama pak jufri.

 

“Itukan sama pak jufri to, sudah di jelaskan sama pak jufri,” Ungkap dandim 1425 Jeneponto letkol inf Abd Muthalib Tallasa saat dihubungi awak media.

 

Disisi lain, Serma Jufri yang diberikan kepercayaan oleh Dandim 1425 Jeneponto untuk memberikan penjelasan terkait kasus menu MBG di Kecamatan Rumbia yang mengakibatkan puluhan siswa diduga keracunan juga tak memberikan penjelasan.

 

Melainkan, ia juga meminta awak media agar meminta kejelasan ke pihak kepolisian terkait hasil lab menu MBG yang mengakibatkan 28 siswa kejang-kejang.

 

“Ada semua mi hasil lab itu, disana itu. Di Polres, iye ada semuami itu hasil labnya,” Katanya.

 

Dari hasil konfirmasi kedua bela pihak seakan-akan ada yang disembunyikan terkait hasil lab menu MBG yang mengakibatkan siswa Kejang-kejang hingga mendapatkan perawatan di puskesmas dan di RS Rumbia.(Penulis: Bella.)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *