CAKRAWALAINFO.CO.ID, MAKASSAR– Sebanyak 50 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar mengikuti program hapus tato gratis yang digelar sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pembentukan karakter.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu program rutin yang ditujukan untuk membantu warga binaan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat setelah menjalani masa pidana.
Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadi Kusumah, mengatakan program hapus tato tidak hanya berorientasi pada perubahan penampilan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan mental dan motivasi bagi warga binaan yang ingin memperbaiki diri.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk menunjukkan komitmen dalam menjalani perubahan hidup ke arah yang lebih positif.
“Program ini menjadi salah satu sarana pembinaan bagi warga binaan yang ingin memulai lembaran baru. Kami berharap mereka memiliki semangat untuk memperbaiki diri dan lebih siap kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya saat kegiatan berlangsung di Rutan Kelas I Makassar, Sabtu (20/6/2026).
Dari total peserta yang mengikuti program, sebanyak 35 orang merupakan warga binaan laki-laki dan 15 orang lainnya perempuan. Seluruh peserta mengikuti proses penghapusan tato secara bertahap sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Program tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Yayasan Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan) Makassar yang selama ini aktif mendampingi kegiatan sosial dan pembinaan masyarakat.
Pembina Yayasan Mahtan Makassar, M Ihsan Kitta, menjelaskan bahwa proses penghapusan tato membutuhkan beberapa tahapan sehingga tidak dapat diselesaikan hanya dalam satu kali tindakan.
Karena itu, peserta yang ingin menghilangkan tato secara menyeluruh perlu mengikuti program secara rutin hingga hasil yang diharapkan dapat tercapai.
“Penghapusan tato merupakan proses bertahap. Semakin rutin mengikuti program, maka hasilnya akan semakin maksimal,” katanya.
Selain membantu menghilangkan tato, program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri warga binaan ketika kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat. Dengan perubahan yang dilakukan selama masa pembinaan, mereka diharapkan lebih mudah beradaptasi dan diterima kembali oleh lingkungan sosialnya.
Rutan Kelas I Makassar berkomitmen terus menghadirkan berbagai program pembinaan yang mendukung perubahan perilaku dan peningkatan kualitas hidup warga binaan.
Melalui kegiatan seperti hapus tato gratis, pihak rutan berharap proses pembinaan tidak hanya berlangsung selama menjalani hukuman, tetapi juga memberikan bekal positif untuk kehidupan setelah bebas.






