CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO – Komisi IV DPRD Kabupaten Jeneponto turun langsung ke Puskesmas Tamalatea untuk meninjau kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan di tengah pemadaman listrik bergilir yang belakangan hampir terjadi setiap hari.
Dalam kunjungan tersebut, dua anggota Komisi IV DPRD Jeneponto, Agus dari Fraksi PPP dan Iwan dari Fraksi PKB, menyoroti keberadaan genset berkapasitas besar yang diinformasikan tidak berfungsi saat terjadi pemadaman listrik.
Kunjungan itu dilakukan untuk mengecek secara langsung kondisi sarana dan prasarana pendukung pelayanan kesehatan, khususnya ketersediaan sumber listrik cadangan yang seharusnya dapat menunjang pelayanan ketika pasokan listrik utama terputus.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto telah berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Tamalatea terkait kerusakan genset tersebut. Namun, hingga saat ini pihak puskesmas masih menunggu kedatangan teknisi untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan.
Kondisi tersebut mengundang keprihatinan masyarakat di sekitar Puskesmas Tamalatea. Warga mempertanyakan kesiapan fasilitas kesehatan dalam menghadapi pemadaman listrik, terlebih puskesmas tersebut memiliki genset berkapasitas besar yang semestinya dapat difungsikan sebagai sumber listrik cadangan.
Masyarakat juga berharap kerusakan genset tidak dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi mengganggu pelayanan, khususnya bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis saat listrik padam.
“Kami sebagai warga yang berada di sekitar Puskesmas Tamalatea sangat prihatin melihat kondisi ini. Puskesmas seharusnya mampu mengantisipasi pemadaman listrik, apalagi tersedia genset berkapasitas besar. Kasihan masyarakat yang sedang mendapatkan perawatan ketika listrik padam dan fasilitas cadangan tidak bisa difungsikan,” ungkap salah seorang warga.
Warga menegaskan bahwa kehadiran mereka di lokasi merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan keberlangsungan pelayanan kesehatan.
“Keberadaan kami di tempat ini murni karena panggilan hati. Kami tidak ingin persoalan ini dibiarkan berlarut-larut. Jika tidak segera dicarikan solusi konkret, kondisi tersebut berpotensi membahayakan masyarakat yang sedang menjalani perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan,” lanjutnya.
Sementara itu, Agus dan Iwan, selaku anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Tambora, menyampaikan akan segera menghubungi pihak-pihak terkait untuk mendorong percepatan penanganan kerusakan genset tersebut.
Keduanya berharap persoalan ini segera mendapatkan perhatian serius dari instansi terkait, sehingga perbaikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga disertai upaya memastikan seluruh fasilitas pendukung pelayanan kesehatan berada dalam kondisi siap digunakan.
Menurut warga, kesiapan fasilitas kesehatan menghadapi situasi darurat seperti pemadaman listrik merupakan hal penting yang tidak boleh diabaikan.
Sebab, ketika listrik padam, pelayanan kesehatan harus tetap berjalan. Keselamatan dan kenyamanan pasien harus menjadi prioritas utama. (Muh Ikbal)







