CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO, –Pembangunan saluran drainase di Desa Langkura, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menuai kritik tajam dari warga setempat.
Bangunan yang diduga bersumber dari anggaran Dana Desa tersebut dinilai terkesan dikerjakan asal jadi dan jauh dari standar mutu yang layak.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, terlihat sejumlah bagian konstruksi sudah mengalami kerusakan parah. Sebagian dinding saluran terlihat retak, bergeser, bahkan hancur dengan tumpukan batu dan pecahan beton berserakan di dasar saluran.
Selain itu, saluran juga terlihat dangkal dan tertutup rumput serta sampah, sehingga fungsi utamanya sebagai pengendali air belum berjalan optimal.
“Belum lama selesai dikerjakan, sudah begini kondisinya. Kami khawatir jika musim hujan tiba, saluran ini tidak mampu berfungsi sebagaimana mestinya,” ujar salah satu warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Kamis (5/11/2026).
Warga juga mempertanyakan transparansi dan pengawasan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Pasalnya, pekerjaan yang baru selesai dalam waktu singkat sudah menunjukkan kerusakan, yang menimbulkan dugaan adanya penyimpangan spesifikasi teknis maupun pengawasan yang lemah di lapangan.
Warga berharap pihak berwenang dapat meninjau langsung ke lokasi dan melakukan pemeriksaan menyeluruh, sehingga kerugian keuangan desa dapat dihindari dan pembangunan benar-benar berkualitas untuk masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pengelola Dana Desa maupun perangkat desa terkait persoalan tersebut. Redaksi akan terus mengawal perkembangan kasus ini.



