Cegah Konflik Berebut Air Irigasi, Polisi Turun Tangan Temui Petani di Jeneponto

CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO – Keluhan warga terkait minimnya pasokan air irigasi yang berpotensi memicu gesekan sosial mendapat perhatian serius aparat kepolisian di Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto.

‎Bhabinkamtibmas Desa Palajau, Aipda Syamsul Bachri, turun langsung melakukan sambang warga binaan di Dusun Balang Loe, Desa Kalumpang Loe, Jumat (17/4/2026).

‎Dalam kegiatan tersebut, ia berdialog dengan petani dan warga untuk menyerap aspirasi sekaligus mendengar langsung keluhan terkait sulitnya akses air untuk kebutuhan pertanian.

‎Kehadiran aparat kepolisian ini bertujuan untuk mencegah potensi konflik sosial akibat persaingan memperebutkan air irigasi yang semakin terbatas.

‎Kapolsek Arungkeke, AKP Baharuddin, mengatakan kegiatan sambang merupakan bagian dari tugas rutin Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

‎“Keluhan petani terkait kurangnya pasokan air irigasi perlu segera diantisipasi karena berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

‎Menurutnya, langkah preventif dengan turun langsung ke lapangan menjadi upaya efektif untuk meredam potensi gesekan sejak dini.

‎Dalam kesempatan itu, Aipda Syamsul Bachri mengimbau warga agar tetap mengedepankan musyawarah dan tidak mudah terprovokasi dalam menyikapi persoalan yang ada.

‎Ia juga meminta petani menggunakan air secara bijak serta segera melaporkan setiap permasalahan kepada pihak kepolisian maupun pemerintah desa.

‎Warga pun menyambut positif kehadiran aparat kepolisian dan berharap pemerintah segera menghadirkan solusi konkret atas krisis air irigasi yang tengah melanda lahan pertanian mereka. (*/)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *