CAKRAWALAINFO.CO.ID, MAKASASSAR — Suasana penuh keharuan dan doa menyelimuti kediaman Ibu Puang Jawiah di Jalan Sinassara, samping Ko’bang, depan Kompleks Yuka, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Ahad (11‑10‑2026) ba’da sholat dzuhur. Warga sekitar dan kerabat berkumpul mengikuti acara syukuran menyambut keberangkatan beliau untuk menunaikan ibadah umroh.
Acara diawali dengan pembukaan oleh protokol Fitriani, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al‑Quran dari Surah Al‑Baqarah yang dibawakan oleh hafiz cilik Muhammad Rafa Azka Firdaus. Selanjutnya, penceramah Muhammad Rais Daeng Leo memberikan tausiyah tentang keutamaan ibadah umroh dan keistimewaan sholat yang dilaksanakan di Masjidil Haram dibandingkan masjid umum.

Dalam penyampaiannya, Muhammad Rais Daeng Leo menyampaikan bahwa kesempatan beribadah ke tanah suci bukanlah hak eksklusif orang yang memiliki harta melimpah. “Boleh dikata saya dilahirkan di Sinassara, saya masih kecil waktu itu, saya masih teringat waktu kakak kita ini Ibu Jawiah mengatakan semoga nanti juga saya bisa ke Mekah. Nah alhamdulillah sekarang beliau sebentar lagi akan berangkat, jadi tidak mesti kaya dan banyak uang untuk melaksanakan haji dan umroh, apapun yang Allah kehendaki akan terjadi,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Rezeki untuk berangkat ke tanah suci sepenuhnya datang dari Allah SWT. Setiap jamaah umroh adalah tamu Allah yang disambut dengan penuh kemuliaan. Kita tidak perlu berkecil hati meskipun kondisi ekonomi terbatas, selama Allah telah menakdirkan, jalan pasti akan terbuka.”
Penceramah juga menjelaskan tata cara utama ibadah umroh, mulai dari penggunaan pakaian ihram hingga larangan memakai wangi‑wangian sesuai bimbingan pendamping perjalanan travel. Di akhir tausiyah, seluruh hadirin diajak berdoa agar Ibu Puang Jawiah senantiasa diberi kesehatan, lancar menjalankan ibadah, dan kembali selamat ke Makassar.







