Polres Bantaeng Amankan Dua Anggota Geng MPJ Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa Gegara Knalpot

 

CAKRAWALAINFO.CO.ID-BANTAENG – Polres Bantaeng berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku pengeroyokan yang membuat seorang mahasiswa terkapar tak sadarkan diri di Kampung Allu, Desa Mamampang, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng. Kedua pelaku diketahui merupakan anggota kelompok atau genk yang kerap menimbulkan keresahan di masyarakat. Kejadian bermula dari masalah sepele terkait suara kendaraan.

Peristiwa kekerasan itu terjadi pada Selasa malam, 26 Mei 2026 sekitar pukul 23.30 WITA. Saat itu, Ilham (20), seorang mahasiswa warga Dusun Batu Tiroa, Desa Bonto Bulaeng, Kecamatan Sinoa, sedang menunggu temannya di pinggir jalan untuk pulang ke rumah. Tanpa dugaan, suasana tenang berubah mencekam saat tiga unit sepeda motor melaju kencang menghampiri korban.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, salah satu kendaraan langsung membidik tubuh Ilham dan menabrak bagian paha kiri hingga ia terhempas ke aspal. Belum sempat korban bangkit, sejumlah orang yang turun dari rombongan motor tersebut langsung melakukan pemukulan secara membabi buta ke bagian wajah, kepala, hingga kaki korban. Aksi kejam itu baru berhenti saat Ilham tergeletak diam tak bergerak dan kehilangan kesadaran. Mendapat laporan tersebut, keluarga korban segera melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

Tak berlama-lama, Tim Resmob Polres Bantaeng segera turun tangan melakukan penyelidikan dan penelusuran jejak pelaku. Berdasarkan petunjuk saksi dan informasi masyarakat, petugas berhasil melacak keberadaan para pelaku.

Penyergapan pertama dilakukan di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Kampung Jagung, Kelurahan Malilingi. Di lokasi itu, petugas langsung mengamankan Nurfaisal, akrab disapa Ical (23). Saat diperiksa, Ical mengakui perbuatannya dan membocorkan nama rekannya yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Berbekal pengakuan itu, pada dini hari Selasa, 02 Juni 2026 sekitar pukul 01.30 WITA, tim kembali bergerak menuju Jalan Hambali 2, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu. Di kediamannya, Fatur Akbar Fauzan alias Fatur (19) berhasil diamankan lengkap dengan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda CRF yang digunakan saat kejadian.

Dari hasil interogasi yang dilakukan penyidik, terungkap kronologi dan motif di balik serangan tersebut. Nurfaisal mengaku saat kejadian dirinya sedang berkumpul bersama teman-temannya. Kemudian rombongan korban lewat dengan menggeber-geber suara knalpot kendaraannya. Merasa tersinggung, ia bersama rekannya langsung mengejar.

“Saya memukul kepala korban berkali-kali dengan tangan, lalu menginjak kepalanya sebanyak dua kali saat ia sudah jatuh. Saat itu kondisi saya sedang di bawah pengaruh minuman keras,” pengakuan Nurfaisal di hadapan penyidik.

Sementara itu, Fatur berperan penting dalam aksinya sebagai pengemudi kendaraan. Ia mengakui sengaja mengejar, menabrak korban hingga jatuh, dan melakukan tindakan kejam lainnya dengan melindas tubuh korban menggunakan motor miliknya sendiri.

Penyelidikan lebih dalam menegaskan identitas kedua tersangka merupakan anggota kelompok MPJ atau kepanjangan dari Manna Pacce Jariji, yang berpusat di Kampung Mappilawing, Kelurahan Malilingi, Kecamatan Bantaeng.

Rekam jejak keduanya pun mencatatkan sejarah hukum yang tidak baik. Nurfaisal diketahui sudah beberapa kali diamankan pihak kepolisian terkait kasus penganiayaan. Begitu juga dengan Fatur, ia pernah terlibat kasus perang antar kelompok di wilayah tersebut.

Kini kedua tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke markas Polres Bantaeng untuk menjalani proses hukum sesuai Undang-Undang. Pihak kepolisian menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk tindakan kekerasan maupun aksi kelompok yang meresahkan masyarakat.

“Kami harap langkah tegas ini memberikan efek jera. Kekerasan di jalanan bukan cara menyelesaikan masalah, dan pelakunya pasti kami tangkap,” tegas salah satu anggota Tim Resmob.

Kedua pelaku kini ditahan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan ke kejaksaan.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *