Berita  

Mitos Hilang Gairah Jadi Penghalang KB Vasektomi Jeneponto

CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO – Stigma dan kesalahpahaman masih membayangi masyarakat terkait program KB vasektomi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Banyak laki-laki yang menolak lantaran takut kehilangan gairah seksual setelah menjalani operasi.

 

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Jeneponto, Siti Meriam, menegaskan anggapan tersebut keliru. Vasektomi justru tidak berpengaruh terhadap vitalitas pria.

 

“MOP tidak mengurangi kenikmatan seksual sama sekali. Ereksi, orgasme, ejakulasi, dan gairah tetap normal. MOP hanya menghentikan keluarnya sperma, bukan mengubah fungsi seksual pria,” ujarnya, Rabu (18/11/2025).

 

Hal tersebut juga diperkuat dari berbagai sumber yang telah melakukan riset. Hasilnya, kata Siti, 70 persen pasangan merasa hubungan seksual lebih nikmat setelah MOP.

 

“Karena tidak cemas soal kehamilan, pria merasa lebih percaya diri, istri merasa lebih nyaman tanpa tekanan KB hormonal. Mitos impoten setelah MOP tidak terbukti secara ilmiah,” jelasnya.

 

Ia mengungkapkan, KB adalah tanggung jawab bersama dalam rumah tangga. Karena itu, partisipasi laki-laki diperlukan agar beban tidak hanya ditanggung oleh perempuan.

 

“Pelayanan keluarga berencana merupakan bagian dari hak reproduksi yang harus dilakukan oleh suami dan istri, jadi pelaksanaan KB bukan hanya menjadi tanggung jawab perempuan, tetapi merupakan kewajiban berpasangan yang harus direncanakan dan diputuskan bersama,” ungkapnya.

 

Saat ini, pilihanย kontrasepsi untuk laki-laki hanya ada dua, yaitu kondom dan vasektomi. Namun mayoritas masih ragu mengambil opsi MOP karena kekhawatiran yang belum berdasar.

 

“Berbeda dengan perempuan yang memiliki banyak pilihan misalnya IUD, implant, pil, suntik, implant, dan lainnya. Pilihan yang sedikit membuat pria kurang tertarik,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *