CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO – Polres Jeneponto menggelar konferensi pers terkait pengungkapan sejumlah kasus menonjol selama periode Juli hingga September 2025.
Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (24/9/2025) pukul 10.30 Wita di Lobby Polres Jeneponto, dipimpin langsung Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, S.I.K., M.I.K.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim AKP Syahrul Rajabia, S.T., M.H., Kasat Narkoba AKP Dr. H. Imran Hamid, S.Sos., M.M., Kasi Propam AKP Bakri, S.Sos., M.M., dan Kasi Humas Iptu Kaharuddin, S.E.
Kapolres Jeneponto memaparkan sejumlah kasus besar yang berhasil diungkap.
Dari Sat Reskrim, polisi berhasil membongkar kasus pencurian kabel tower BTS di empat lokasi berbeda.
Tiga orang pelaku kini telah diamankan dan menjalani proses hukum.
Selain itu, kasus pengrusakan tujuh unit mobil yang sempat menghebohkan masyarakat Jeneponto pada Agustus lalu juga berhasil diungkap.
Enam pelaku ditangkap, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian (DPO). Dari jumlah itu, dua pelaku diketahui masih berusia anak.
Polres Jeneponto juga mencatat keberhasilan dalam pelaksanaan Operasi Sikat. Dari operasi tersebut, empat target operasi (TO) berhasil ditangkap, disertai 13 pelaku non-TO. Semua kini diproses sesuai aturan hukum.
Sementara dari Sat Narkoba, jajaran Polres Jeneponto mencatat pengungkapan sembilan kasus narkotika dengan total 19 tersangka.
Dari jumlah itu, dua pelaku masih berstatus anak dan dua lainnya perempuan, salah satunya ASN Pemkab Jeneponto.
Barang bukti yang berhasil diamankan dari kasus narkoba meliputi sabu seberat 34,10 gram serta 388 butir obat daftar G. Temuan ini sekaligus menjadi peringatan serius bagi masyarakat tentang peredaran narkotika di Jeneponto.
Kapolres Jeneponto memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang bekerja keras mengungkap berbagai kasus kriminal.
Ia menegaskan, Polres Jeneponto tidak akan mentolerir tindak kejahatan dalam bentuk apapun.
“Polres Jeneponto berkomitmen menindak tegas semua pelaku kejahatan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas AKBP Widi Setiawan. (*/)












