Berita  

Pabrik di Batam Diduga Buang Limbah Sembarangan, Picu Banjir dan Cemari Lingkungan

CAKRAWALAINFO.CO.ID, BATAM – Aktivitas pabrik PT Citra Plas Cindo yang berlokasi di kawasan Industrial Park, Sungai Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, menuai sorotan.

‎Perusahaan tersebut diduga membuang limbah produksi secara sembarangan hingga menutup saluran parit dan badan jalan, Minggu (21/9/2025).

‎Investigasi awak media Cakrawalainfo yang dilakukan selama tiga kali turun ke lapangan menemukan adanya penumpukan limbah pabrik di sepanjang parit utama.

‎Tumpukan tersebut membuat aliran air tersumbat dan menimbulkan dampak serius bagi lingkungan sekitar.

‎Kondisi itu menyebabkan genangan air tinggi setiap kali hujan deras turun.

‎Bahkan, sejumlah titik jalan di kawasan industri terendam banjir dan mengganggu aktivitas lalu lintas barang dari beberapa perusahaan yang beroperasi di area tersebut.

‎Tak hanya soal banjir, kerusakan lingkungan juga tampak nyata di lokasi. Air yang mengalir di sekitar kawasan berubah warna dan mengeluarkan bau menyengat.

‎Hal ini menimbulkan keresahan bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang berada di sekitar kawasan industri.

‎Warga sekitar mengaku khawatir kondisi tersebut akan berdampak lebih buruk jika tidak segera ditangani.

‎Selain berpotensi merusak infrastruktur jalan, pencemaran juga dikhawatirkan merembet ke lingkungan permukiman.

‎Pelaku usaha yang beroperasi di kawasan itu juga merasakan dampaknya. Gangguan distribusi barang akibat genangan air disebut menimbulkan kerugian, terutama bagi perusahaan yang mengandalkan ketepatan waktu dalam pengiriman produk.

‎Kawasan industri yang seharusnya tertata rapi justru tampak kacau akibat persoalan ini. Situasi tersebut dinilai mencoreng citra kawasan industri Batam yang dikenal sebagai pusat investasi dan produksi di Indonesia.

‎Sejumlah pihak mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan. Penegakan hukum dinilai harus dilakukan tegas terhadap perusahaan yang lalai dalam mengelola limbah produksinya.

‎Mereka berharap kejadian serupa tidak kembali terulang. Pemerintah diharapkan memberikan sanksi tegas agar perusahaan lebih disiplin dalam mengelola limbah, sekaligus melindungi masyarakat dan pelaku usaha lainnya dari kerugian.

‎Hingga berita diterbitkan, wartawan Cakrawalainfo.co.id masih berupaya mengonfirmasi pihak perusahaan. (*/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *