CAKRAWALAINFO.CO.ID, JAKARTA – Suasan di sekitar kediaman rumah dinas Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri mendadak tegang pada Kamis pagi (9/7/2026).

Seorang oknum anggota TNI yang diduga bertugas di Deputi II Badan Intelijen Negara (BIN) diamankan oleh anggota pengawal (Wal) Wakabareskrim bersama masyarakat setempat.
Penangkapan tersebut bermula dari kecurigaan warga terhadap sebuah mobil yang terparkir lama di dekat rumah jenderal bintang tiga tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi pada Kamis, 9 Juli 2026 sekitar pukul 08.03 WIB.
Awalnya, seorang warga bernama Daeng Hendra mencurigai keberadaan satu unit mobil Toyota Avanza berwarna hitam dop dengan nomor polisi B 1339 TYB. Mobil misterius tersebut berhenti dalam jarak sekitar 25 meter dari rumah kediaman bapak Wakabareskrim Polri.
Melihat gelagat yang tidak biasa, Daeng Hendra langsung melaporkan temuan tersebut kepada anggota Wal Wakabareskrim yang sedang bertugas, Bharada Kadek Gunamerta.
Sempat meninggalkan lokasi sesaat, mobil Avanza hitam tersebut terpantau kembali datang ke area dekat rumah dinas pada pukul 08.15 WIB.
Tak ingin kecolongan, petugas pengawal yang berjaga langsung bergerak cepat menghampiri mobil tersebut.
Petugas kemudian menanyakan kepentingan serta tujuan yang bersangkutan berada di lokasi tersebut. Karena gerak-geriknya mencurigakan, oknum tersebut langsung dibawa ke depan pos jaga kediaman Wakabareskrim untuk menjalani interogasi awal.
Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa pria di dalam mobil tersebut merupakan oknum anggota TNI (BIN) berinisial Sertu S.
Petugas juga turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mobil Avanza hitam dop serta Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi atas nama Sertu S dengan nomor registrasi 31960319200375 yang menunjukkan identitasnya sebagai Anggota Deputi II.
Pasca-kejadian, Bharada Kadek Gunamerta langsung mengamankan oknum tersebut beserta seluruh barang bukti dan melaporkan langsung insiden ini kepada Wakabareskrim Polri untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Mabes Polri maupun instansi terkait mengenai motif keberadaan oknum anggota BIN tersebut di sekitar rumah dinas pimpinan Polri.






