CAKRAWALAINFO.CO.ID-JENEPONTO-Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menelan korban akibat keracunan setelah mengkonsumsi makanan yang berasal dari dapur SPPG dari yayasan kartika jaya manunggal pada jumat (15-5-2026).
Diduga sebanyak 28 orang siswa dari kecamatan rumbia kabupaten jeneponto dilarikan ke rumah sakit setelah mengkonsumsi menu yang disajikan oleh pihak dapur dari yayasan kartika jaya manunggal.
Siswa yang keracunan mengalami kejang-kejang setelah diduga mengkonsumsi ikan yang diduga telah tidak layak konsumsi atau sudah mengalami pembusukan, sehingga menjadi pertanyaan dikalangan publik terkait penangan kasus dan pengelolaan anggaran yang ada.
Rais aljihad yang merupakan dewan komando (SIMPUL PERGERAKAN MAHASISWA DAN PEMUDA) sangat menyayangkan adanya kejadian keracunan yang menelan korban sebanyak 28 orang yang berasal program prioritas pemerintah tersebut.
“Kami turut prihatin atas terjadinya malapetaka ini apa lagi ini merupakan program prioritas pemerintah sampai-sampai terdapat korban yang jumalahnya tidak sedikit, ada 28 orang” Ungkapnya.
Rais juga mendesak kejaksaan untuk turun tangan lansung dalam proses hukum yang harusnya berjalan terkait adanya kasus keracunan Menu MBG yang terjadi di jeneponto.
“Yah kami jelas proses penegakan hukum terkhusus pada kejaksaan negeri jeneponto harus turun tangan lansung untuk memperjelas proses hukum yang berlaku” Tambahnya.
Rais juga mendesak kepada Badan Gizi Nasional untuk segera mencabut izin operasional Dapur milik SPPG Yayasan kartika jaya manunggal yang mengakibatkan 28 orang siswa mengalami keracuna.
“BGN harus turun tangan bahkan saya berharap izin dari pihak yayasan itu di cabut” Tuturnya.
USMAN S






