Kuda “Radeng” Milik Ibu Bupati Jeneponto Juara Open Race Pacuan Kuda Bupati Cup I 2025 ‎

CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO – Arena pacuan kuda di Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, menjadi pusat perhatian publik pada Minggu (25/5/2025) saat kuda “Radeng” milik Hj. Salmawati Paris, istri Bupati Jeneponto, berhasil meraih juara pertama dalam ajang Pacuan Kuda Bupati Cup I.

‎Kuda andalan bernama lengkap Raja Daeng, atau “Radeng”, tampil dominan di kategori bergengsi Open Race 2.200 meter.

Penampilan gemilang ini menjadikannya sebagai peraih juara pertama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Jeneponto ke-162 tahun.

‎Hj. Salmawati Paris, yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, hadir langsung di arena untuk menyaksikan perlombaan sekaligus menyerahkan trofi dan hadiah kepada para pemenang.

Ia menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan event ini.

‎“Saya sangat mengapresiasi kerja panitia dan antusiasme masyarakat. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Jeneponto dan harus terus dilanjutkan,” ujarnya dalam sambutan usai perlombaan.

‎Pacuan Kuda Bupati Cup I diikuti oleh 93 ekor kuda dari berbagai daerah, dan berlangsung selama dua hari, 24–25 Mei 2025.

Acara ini terselenggara melalui kolaborasi antara Dinas Pemuda dan Olahraga, KORMI, serta PORDASI Kabupaten Jeneponto.

‎Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jeneponto, Rusman Rukka, menjelaskan bahwa ajang ini menjadi langkah awal untuk mendorong olahraga prestasi dan budaya lokal, khususnya berkuda. Ia berharap event ini bisa menjadi agenda rutin tahunan.

‎“Kami ingin menjadikan pacuan kuda ini sebagai daya tarik wisata, budaya, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat,” ungkap Rusman.

‎Selain kategori Open Race, perlombaan juga menampilkan berbagai kelas, mulai dari kelas lokal hingga pemula dua tahun. Masing-masing kategori memperlihatkan persaingan sengit antar peserta dari berbagai penjuru.

‎Ribuan penonton memadati arena pacuan kuda, tidak hanya dari Kecamatan Bangkala, tetapi juga dari berbagai wilayah sekitar.

Antusiasme ini menunjukkan kuatnya tradisi dan kecintaan masyarakat Jeneponto terhadap olahraga berkuda yang telah menjadi bagian dari budaya lokal. (*/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *