Soroti Dugaan Pemungutan Fee Proyek Sebesar 10 Persen di Dinkes Jeneponto, Kadis Bungkam!

  • Bagikan

CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO – Koalisi Gerakan Rakyat (KRG) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Jeneponto pada hari Rabu (12/6/2024).

Dalam aksi tersebut, mereka menyoroti adanya indikasi tinda pidana korupsi yang berjenis suap atau gratifikasi yang diduga dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto.

Sidiq Sijaya selaku Jendral lapangan yang menyampaikan dalam orasinya bahwa aksi ini merupakan bagian keresahanya untuk meminta capot Kadis Kesehatan.

“Perlu kita tahu bahwa ada dugaan pemungutan fee proyek sebasar 10-15% yang dilakukan oleh kadis kesehatan bersama salah satu kabidnya,” kata dia.

Bahkan dia juga menyebutkan nama dari salah satu kabid yang berinisial (K) sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari Dinas Kesehatan dengan menggunakan anggaran 2021-2023.

“Kami meminta kepada Pejabat Bupati Jeneponto untuk segera mencopot Kadis Kesehatan, dan Kabidnya yang berinisial K,” sebutnya.

Menurutnya, bahwa berdasarkan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 perubahan atas undang-undang nomor 31 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Tak hanya itu, dia juga menegaskan dengan meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Ini harus ditindaklanjuti, karena ini akan menjalar dan menjadi percontohan yang tidak baik oleh OPD-OPD yang ada di Jeneponto,” tegasnya.

Sementara Kadis Kesehatan Jeneponto, Syusanty belum memberikan klarifikasi saat dikonfirmasi melalui Via Whatsapp soal adanya aksi yang dilakukan oleh Koalisi Gerakan Rakyat (KGR).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan