#

Proyek Jembatan Manjangloe Jeneponto Kini Celakai Pengendara, Dua Mobil Truk Baku Hantam

  • Bagikan

CAKRAWALAInfo.id, JENEPONTO– Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) kembali terjadi di Kabupaten Jeneponto. Kecelakaan itu terjadi tepatnya di Jembatan Majangloe, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Ahad (20/9/21) malam.

Kecelakaan kali ini melibatkan dua mobil truck yang saling baku hantam dari arah berlawan.

Terjadinya kecelakaan diduga karena salah seorang sopir truk mengantuk ditambah lagi studi perencanan jembatan tersebut tidak sesuai apa yang telah persyaratkan.

Pantauan dilokasi, terlihat kedua mobil truck tersebut mengalami ringsek (rusak dan penyek) pada bagian depan mobil tersebut.

Beruntung kedua sopir truk tersebut bisa diselematkan usai insiden itu terjadi.

Asis, salah seorang supir truck dari arah Jeneponto ke Makassar  mengatakan, awalnya dirinya sempat menghindari sebuah sepeda motor yang sebelum tiba di Jembatan Manjangloe, sehingga terjadilah tabrakan dengan mobil truk tronton yang mengakibatkan mobilnya rusak parah.

“Saya juga harus menghindari motor, karena kapan saya tidak hindari maka saya tidak tahu bagaimana nasib pengendara motor itu, tapi malah sy yang baku hantam dengan truk tronton ini,” kata Asis kepada Cakrawalainfo.id

Ia juga mengatakan bahwa lokasi kecelakaan tersebut sangat rawan karena jembatan yang baru saja selesai dikerjakan itu sangat sempit.

“Sudah juga di renovasi ini jembatan tapi sayangnya malah tambah sempit kasian,” terangnya

Sementara itu, Anggota Unit Lakalantas Polres Jeneponto, Bripka Aknan mengatakan, bahwa dugaan sementara supir tersebut kesulitan untuk mengkases atau melewati jembatan yang agak sempit itu, sehingga ia pun saling baku hantam.

“Dugaan sopir truk ini keteteran dan dari jauh mungkin sudah wanti-wanti dengan sempitnya jembatan dikarenakan dekkernya yang masuk di badan jalan, makanya dia cuma fokus bagaimana cara bisa melewati jembatan tersebut tanpa bersentuahan dengan kendaraan lain, namun sayangnya hal itu malah membuat mereka baku hantam dengan lawan arahnya,” kata Aknan

Aknan juga menyebut, bahwa harusnya proyek pengerjaan jembatan tersebut diberi tanda peringatan ataupun penerangan jalan agar para pengendara bisa hati-hati.

“Seharusnya memang ada tanda hati hati di proyek jembatan ini, dan kalau bisa diberikan penerangan supaya para pengendara dari jauh sudah mengetahui bahwa ada pekerjaan jembatan didepan, ” terang Bripka Aknan.

Beruntung dalam kejadian ini tidak memakan korban jiwa hanya saja kendaraan dan  para dari kedua sopir mobil truk tersebut mengalami luka-luka.

“Tidak adaji korban, luka ringanji,” tutupnya

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian Satuan lalulintas Polres Jeneponto masih menyelidiki terkait siapa yang salah dari kedua mobil truk yang tabrakan itu.

Penulis:Pupung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *