Pemkab Jeneponto Dapat Setoran Rp900 Juta Tiap Bulan dari PLN

  • Bagikan
Kepala Badan Pendapatan Asli Daerah (Bapenda) Jeneponto Syarifuddin Lagu. (Akbar Razak).

CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO – Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mendapat omzet Rp900 juta dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero setempat.

Kepala Badan Pendapatan Asli Daerah (Bappeda) Jeneponto Syarifuddin Lagu mengatakan, duit ratusan juta yang diperoleh setiap bulannya bersumber dari Pajak Penerangan Jalan (PJJ).

“Jadi kalau pemakaian pajak penerangan jalan dari PLN itu untuk tahun 2022 itu kita targetkan Rp11 miliar sampai bulan oktober, kita sudah capai 82,37 persen atau sudah masuk sekitar Rp9 miliar lebih,” kata Syarifuddin Lagu kepada cakrawalainfo.co.id, Jumat (18/11/2022) kemarin.

Menurut dia, omzet yang diterima merupakan hasil pajak 10 persen yang dipungut dari para pengguna listrik PLN Jeneponto.

“Jadi begini, pajak penerangan jalan itu diambil 10 persen dari jumlah pemakaian pelanggan, semakin banyak pelanggan mengunakan listrik akan semakin banyak nilai pajak yang disetor ke daerah berdasarkan pemakaian dan jumlah pelanggan yang ada,” jelasnya.

Eks Kabag Humas Jeneponto ini mengklaim bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini cukup meningkat. Itu dikarenakan pandemi covid-19 sudah mulai membaik.

“Secara belakangan dengan kondisi covid-19 yang membaik pemasukan dari PLN semakin baik juga. Artinya nengalami peningkatan,” ungkapnya.

Ia juga mengaku sering melakukan koordinasi dengan pihak PLN setiap saat dalam rangka membahas peningkatan setoran.

“Jadi kami itu setiap saat berkordinasi PLN untuk bagaimana supaya pendapatan kita dari sektor bisa meningkat terus. Dan alhamdulilah PLN juga sangat merespon baik dengan kondisi itu dan dibuktikan semakin meningkatnya dia punya pemasukan,” terangnya.

Syarifuddin Lagu mengaku optimis bisa mencapai 99 persen pada akhir tahun ini.

“Saya berharap kemungkinan 100 persen tidak tapi 99 persen saya yakin capai,” pungkasnya.

Penulis: Akbar RazakEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *