#

Mengaku Dipermalukan saat Kunjungan Menteri Sandiaga, Ruslan Minta Kasatpol PP Jeneponto Dievaluasi

  • Bagikan

CAKRAWLAINFO.CO.ID JENEPONTO– Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Dan Pemadam Kebakaran Jeneponto melakukan tindakan kurang baik di sela sela kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno.

Peristiwa tindakan kurang baik itu terjadi di Bossolo Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, pada Rabu (24/11/21) kemarin.

Ruslan Rabatini, salah seorang warga yang mengaku dipermalukan oleh Kasatpol PP Jeneponto, Nasuhan lantaran ditarik menjauh saat berfoto dengan Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir.

“Jadi sangat disayangkan yah tindakan seorang Komandan Satuan Polisi Pamong Praja yang menarik tangan dan menegur saya saat berfoto dengan wakil bupati Jeneponto Paris Yasir,” ujar Ruslan kepada awak media, Kamis (25/11/21).

Dari kejadian itu, Ruslan Rabatini mengaku kecewa diperlakukan kurang ramah dihadapan Wabup.

“Perlakuan itu kurang mengenakkan saya diperlakukan kurang ramah seperti itu, apa salahnya saya berphoto dengan Pak wakil bupati, apanya yang berlebihan,” ungkap Ruslan Rabatini

Dia juga mengaku dianggap kurang sopan saat mengelus dada wakil bupati H. Paris Yasir ketika diberikan baju Sahabat Bonto Lojong.

“Kalaupun Rangkulan tangan saya yang tidak dianggap sopan, beliau Wakil bupati tidak menegur saya kok, saya tau betul beliau orang yang merakyat dan suka menegur serta mengelus punggung orang yang ditemuinya,” kata Ruslan menambahkan.

Lebih jauh, Ruslan menyampaikan seharusnya seorang pejabat yang ikut sama Bupati dan Wakil Bupati jangan larang rakyatnya dekat dan berphoto bareng, ataupun saling merangkul.

“Tidak boleh memisahkan kami, Kami hanya berphoto dan saling menyapa, yang lucu, yang bersangkutan tidak merasa bersalah, sehingga saya mendatangi dan menegur, jadi saya bilang jangan ki begitu pak Kasat, daeng tangnga apa salah nya saya berphoto dan merakul beliau, dengan nada yang kecewa dan bahkan saya mendahului mengatakan saya minta maaf pale,” ungkap Ruslan

Atas perlakuan tidak menyenangkan itu, lanjut Ruslan Rabatini, ia pun meminta Bupati Jeneponto agar Kasatpol PP Kabupaten Jeneponto Nasuhan dievaluasi.

” Kami minta Bupati Jeneponto mengevaluasi Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran kabupaten Jeneponto, masih banyak yang lebih berprestasi dan lebih mengayomi, ” terangnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Jeneponto H. Nasuhan saat dihubungi via telepon mengaku perbuatannya yang telah menegur Ruslan Rabatini saat memberikan baju kaos Sahabat Bonto Lojong ke Wakil Bupati saat kunjungan mentri Sandiaga Uno di Bossolo, Rabu (24/11/2021) kemarin.

” Makanya Ruslan ke saya meminta maaf dan saya sampaikan ke Ruslan banyak orang ini pak, pak wakil walaupun berteman, tidak boleh begitu harus pake etika,” jelas Nasuhan saat dimintai konfirmasi terpisah.

Penulis: PupungEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *