Kerap Rusuh, Kampus Unismuh Makassar Dinilai Tidak Nyaman Lagi

  • Bagikan
Oknum Mahasiswa Unismuh Terlibat Bentrok, WR III: Sanksi Skorsing Hingga DO
Layout Kampus Unismuh dan pria bertopeng | Cakrawalainfo.id

CAKRAWALAINFO.id, MAKASSAR – Rentetan aksi bar-bar yang terjadi di kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dalam jangka setahun ini dianggap tidak nyaman bagi sebagian kalangan mahasiswanya.

Hal itu diungkapkan salah satu mahasiswi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Sarah (21).

Baca juga : Buron ke Selayar Hingga Wakatobi, Remaja Begal Wanita di Gowa Ditembak Polisi

Dirinya mengaku tidak nyaman dengan kondisi kampus yang kerap terjadi aksi bar-bar. Selain itu, segi keamanan dalam lingkup kampus juga masih dibutuhkan secara serius.

“Kalau menurutku sebagai mahasiswa disini (Unismuh), saya merasa tidak aman karna sering sekali terjadi bar-bar (keributan) ketika perkuliahan sering sekali terjadi keributan,” ungkapnya saat diwawancarai.

Hal ini menjadi cerminan kampus Unismuh seharusnya mengedepankan segi keamanan kampus.

“Tapi beberapa kalimi begini tidak ada solusi cerdas dari pihak birokrasi. Kalau setahu saya tidak ada tindakan tegas (birokrasi) karna begini-begini terusji,” aku dia.

Baca juga : VIDEO: Sekelompok Pria Bertopeng Sisir Kampus Unismuh Makassar

Padahal, Unismuh sendiri merupakan salah satu Universitas di Makassar yang menjunjung tinggi etika dan moral, mengingat kampus ini adalah basis Muhammadiyah.

Terpisah, sebut saja Goter, mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (Febis) ini mengaku, bahwa lembaga-lembaga internal di Unismuh hampir seluruhnya berkantor di luar kampus, karena alasan keamanan.

“Iya benar sekali (sering ricuh), ini kampus Unismuh tidak lagi mencerdaskan sebagaimana yang kita kenal Muhammdiyah sangat senantiasa mengedepankan Istiqamah dan aktif dalam melaksanakan dakwah Islam Amar Ma’ruf,” kata dia.

Selanjutnya…
Lanjutnya, bahwa seharusnya…

Penulis : A. Syahrul Khair
Editor   : Agil Munawar
© | CAKRAWALAINFO.id 2019

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan