Kejari Kotabaru Gelar Pemusnahan Barbuk Dominasi Perkara Narkotika

  • Bagikan

CAKRAWALAINFO.CO.ID, KOTABARU – Kejaksaan Negeri Kabupaten Kotabaru menggelar pemusnahan barang bukti perkara narkotika dan perkara umum lainnya diwilayah hukum Kabupatèn Kotabaru.

Pemusnahan barang bukti yang sudah di inkrahkan dengan dihadiri, Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru, Kabag Ops Polres Kotabaru, Kasat Narkoba Polres Kotabaru, perwakilan PN Kotabaru, perwakilan Dinas Kesehatan, Jajaran Kejaksaan Negeri Kotabaru, dan tamu undangan bertempat di halaman kantor kejaksaan Kotabaru, Rabu (29/5/2024).

Dikesempatan itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabaru Muhammad Fadlan menyampaikan, barang bukti yang akan dimusnahkan merupakan barang bukti yang telah Inkrah pada akhir bulan Desember tahun 2023 sampai Mei tahun 2024 dengan jumlah perkara yang tertinggi adalah narkotika sebanyak 76 perkara, dengan 154 perkara mendominasi.

“Selain itu, ada juga perkara sajam sebanyak 4 perkara, perkara umum lainnya 70 perkara dan perkara tipiring sebanyak 4 perkara,” Ucap Kejari Muhammad Fadlan.

Barang bukti yang didominasi adalah perkara narkotika diantaranya berupa sabu-sabu sebanyak 284.89 (Dua ratus delapan puluh empat koma delapan puluh sembilan) gram, tanaman ganja sebanyak 24.07 (Dua puluh empat koma nol tujuh) gram, serta obat carnophen atau Zenith sebanyak 1.284 (Seribu dua ratus delapan puluh empat) butir.

“Dan 98 botol berbagai macam jenis minuman beralkohol, untuk perkara umumnya diantaranya perkara senjata tajam maupun perkara lainnya,” terangnya.

Yang mana dalam putusan pengadilan lanjutnya, bahwa barang bukti tersebut dirampas untuk dimusnahkan.

“Dengan adanya pemusnahan barang bukti yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Kotabaru ini digunakan sebagai momentum untuk menunjukkan kinerja kejaksaan sebagai sosok penegak hukum yang berfungsi sebagai eksekutor.” Jelasnya.

Sehingga tidak ada kesan negatif bahwa pihak Kejaksaan lalai dalam pengawasan barang bukti tersebut, apa lagi mempermainkan barang bukti untuk tujuan tertentu.

“Bahwa kinerja Kejaksaan Negeri Kotabaru menunjukkan kepada masyarakat mengenai keseriusan pihak kejaksaan dalam memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Kotabaru,” katanya.(rz)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan