#

Kabid Humas Polda Sulsel: Gerak Cepat Polisi Ungkap Pencurian di Kantor Balaikota Makassar Layak Diapresiasi

  • Bagikan

CAKRAWALAinfo.id,Makassar – Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan mengapresiasi jajaran Polrestabes Makassar karena berhasil menangkap para pelaku pencurian yang terjadi di Kantor Balai Kota Makassar.

Melansir dari Polrestabesmakassar.com dua pelaku diamankan yakni lelaki inisial FAM (23) dan lelaki RDN (39) kedua merupakan pegawai kontrak di kantor Walikota Makassar.

Tim Jatanras Polrestabes Makassar berhasil mengamankan kedua tersangka pada tanggal 15 September 2021.

Kasus pencurian yang terjadi di Kantor Balai Kota Makassar dilaporkan kepada polisi pada bulan September 2021.

Pelaku melakukan pencurian secara bertahap sejak bulan Maret 2021 sampai dengan bulan September 2021, dilakukan pada saat pegawai pulang kantor atau pada hari libur.

Motif pelaku melakukan kejahatan adalah untuk modal menikah.

“Saya apresiasi penangkapan ini, Polisi bergerak cepat membekuk kedua pelaku , ini menunjukkan Polisi tidak main-main pada pelaku kejahatan walaupun di masa pandemi Corona ini”, kata E. Zulpan saat ditemui Jum’at (17/09/2021).

E. Zulpan memastikan aparat akan melakukan tindakan tegas apabila pada masa pandemi COVID-19 ada pelaku melakukan atau memanfaatkan situasi. “Dan ini juga menjadi pelajaran bagi kantor – kantor lainnya agar lebih maksimal dalam memantau keadaan kantornya jangan sampai lengah, bagaimanapun tindakan pencegahan harus menjadi prioritas”, ungkap E. Zulpan.

 

Penulis ✏️ : iLho adhyaksa

  • Bagikan

Respon (1)

  1. Terjadinya tindak pencurian di balaikota merupakan suatu yg menjadi analisa kita bersama dimasa pandemi ini. dari segi tindakan pelaku memang bersalah karena mengambil barang yg bukan haknya, tapi dari kondisi yg kita alami sekarang ini, membutuhkan solusi, agar hal ini tdk terulang lagi. Ada bbrp faktor yg menjadi perhatian kita yakni
    1. Pelaku melakukan krn kebutuhan utk berkeluarga, sementara disisi lain gaji kontrak yg diterima dibawa standar UMK
    2. Perlunya perhatian Pemkot Makassar utk meningkatkan kompetensi Tenaga Kontrak agar mampu mencari solusi dalam permaslahan yg dihadapi tanpa melakukan hal yg negatif
    3. Dengan peningkatan kompetensi dan Peningkatan kesejahteraan Tenaga Kontrak, bisa meminimalisir tindakan yg negatif seperti yg terjadi skrg
    4. Rendahnya Honor yg diterima para Tenaga Kontrak dgn Beban Keeja yg begitu byk membuat mereka tidak ada waktu utk bekerja sampingan
    5. Pihak DPRD atau Legislatif juga harus memperjuangkan kesejahteraan para tenaga kontrak ini, krn mereka jauh byk mengerjakan tugas publik, sehingga perlu ada perhatian

    Semoga hal ini dapat menjadi peehatian utk kita semua, dan sekaligus mengapresiasi Pihak Kepolisian yg bergerak cepat, dan semoga kejadian ini memberikan pembelajaran utk kita semua, apa yg telah terjadi dibalaikota menjadi PR kita semua.
    Sekian dan terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *