Jenazah korban penembakan TPNPB-OPM, tiba di rumah di kampung halamannya di barobbo

  • Bagikan

CAKRAWINFO.CO.ID. JENEPONTO — Keluarga korban penembakan di Paniai, Pa papua Tengah histeris saat jenazah tiba di rumah duka, di Kalegowa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu, 12 Juni 2024.

Istri dan 2 orang anak-anak korban terlihat histeris memeluk peti jenazah.

Jenazah korban tiba di rumah duka di Kelurahan Kalegowa,Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, sekitar pukul 16.00 Wita.

Jenazah korban penembakan di Papua Tengah dijemput Patwal Satlantas Polres Jeneponto di perbatasan Gowa Makassar.

Usai disemayamkan di rumah pribadi korban, jenazah diberangkatkan menuju Desa Kareloe, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto untuk dimakamkan.

Sebelumnya diberitakan, Almarhum Rusli yang merupakan korban penembakan TPNPB-OPM Kodap VIII Intan Jaya di Paniai, Papua Tengah baru sebulan meninggalkan kampung halamannya untuk mencari nafkah di tanah Papua.

Hal itu diungkapkan oleh salah seorang keluarganya yang dikonfirmasi cakrawalainfo.co.id, Rabu, 12 Juni 2024 lewat pesan whatsappnya.

“Awalnya dia bolak-balik, baru sebulan yang lalu dia tinggalkan kediamannya untuk merantau ke Paniai, karena pendapatnya dulu Makassar sebagai sopir mobil online tidak memadai sehingga dia merantau ke Paniai,” Kata sepupu korban, Diana.

Menurutnya, almarhum kesana mengikuti sejumlah keluarganya yang terlebih dahulu merantau ke Paniai Papua.

“Dia ke Paniai karena sudah banyak ke yang tinggal disana, sesuai informasi dia ditembak karena dikira oknum Polisi yang menyamar sebagai sopir,” jelas Diana.

Menurutnya, jenazah korban akan di makamkan Dusun Alluloe, Desa Bulusibatang, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

“Jenazah akan berangkat dari Paniai, Nabire transit di Timika dan lanjut ke Makassar, Insya Allah di makamkan di Dusun Alluloe, Desa Bulusibatang,” jelasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan