#

Habiskan Anggaran Rp 1,27 T, Bendungan Karelloe dapat Mengairi 7.000 Hektar Lahan Pertanian di Jeneponto

  • Bagikan
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat membawakan sambutan dalam peresmian Bendungan Karelloe, Selasa (22/11/2021). (Setpres).

CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO – Bendungan Karelloe yang menghabiskan anggaran sebesar Rp1,27 Trilliun yang berada di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan dapat mengairi lahan pertanian seluas 7.000 Hektar di Kabupaten Jeneponto.

Hal tersebut dikatakan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat meresmikan Bendungan Karelloe pada Selasa (23/11/2021).

“Bendungan Karelloe yang menghabiskan anggaran Rp 1,27 Trilliun telah selesai dan akan diresmikan,” ungkap Jokowi.

Presiden Joko Widodo juga mengatakan “Bendungan Karelloe ini nantinya dapat mengairi lahan Pertanian di Kabupaten Jeneponto seluas 7.000 Hektar, 7.000 Hektar itu merupakan lahan yang luas sekali,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengatakan, bendungan Kerelloe ini lokasinya berada di Kabupaten Gowa, namun manfaatnya dapat dirasakan oleh Kabupaten Jeneponto.

“Bendungan Karelloe ini berada di Kabupaten Gowa, namun manfaatnya juga dapat dirasakan oleh Petani di Kabupaten Jeneponto,” ungkap Jokowi.

Dengan diresmikannya Bendungan Karelloe ini, masyarakat petani di Kabupaten Jeneponto jika sebelumnya melakukan pemanenan padi sebanyak satu kali dan palawija satu kali, namun kali ini mereka akan melakukan pemanenan padi sebanyak dua kali.

“Jika sebelumnya petani panen satu kali, dengan adanya Bendungan Karelloe ini, nantinya Petani dapat melakukan Panen Padi sebanyak dua kali¬† dan Palawija sebanyak 1 kali,” ucap Presiden Joko Widodo, saat memberikan sambutan dalam peresmian Bendungan Karelloe di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulsel.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *