Gunakan Sabu, Polisi Tolitoli Tangkap Bacaleg bersama Dua Rekannya

  • Bagikan
Foto barang bukti shabu yang di amankan tim Resnarkoba polres Tolitoli.

CAKRAWALAINFO.CO.ID, TOLITOLI – Seorang Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) berinisial JRP di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah ditangkap Polisi. Minggu (18/6/2023).

Penangkapan tersebut dilakukan polisi lantaran JRP diduga kuat membeli sabu sekaligus menjadi pemakai. Selain JRP, Polisi juga meringkus dua rekannya berinisial MR dan HRS

Kapolres Tolitoli AKBP Ridwan Raja Dewa mengatakan, penangkapan ketiga terduga pelaku dilakukan sekira pukul 12.30 Wita.

“Ketiganya ditangkap secara bersaman disekitar Tanah Abang l, Kelurahan Tuweley, Kecamatan Baolan, Tolitoli,” ujarnya.

Ridwan menjelaskan jika penangkapan tersebut bermula saat pihaknya menerima laporan warga  bahwa dikediaman HRS sedang melakukan pesta shabu. Berbekal informasi itu, polisi menuju ke lokasi.

Kemudian polisi bersama pemerintah setempat  mendapati ketiga pelaku sedang duduk dilantai.

Lantas, Petugas melakukan penggeledahan dan ditemukanlah barang bukti tiga paket shabu yang dikemas dalam plastik kecil di dalam kantong celana depan MR. Polisi kemudian membawa ketiganya ke RSU Mokopido Tolitoli untuk dilakukan tes urine.

“Dari hasil pemeriksaan itu, ketiganya dinyatakan positif amphetamine,” jelas Ridwan.

Selanjutnya, ketiga terduga pelaku berikut barang buktinya dibawa Tim Satres Narkoba Polres Tolitoli untuk dilakukan uji labfor di Makassar.

Berdasarkan keterangan polisi, Ketiga pelaku rupanya mempunyai masing-masing peran. Dimana JRP alias J berperan sebagai pembeli sekaligus pengguna.

Sedangkan MR alias S menjadi perantara dalam jual beli dan pemilik narkotika seberat 0,87 gram atau 3 paket. Sementara HRS alias H berperan sebagai sebagai pengedar dan pemilik narkotika seberat 2,35 gram atau 4 paket,” terang Ridwan.

Dari hasil penangkapan tersebut, polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku.

” 4 paket klip yang berisi serbuk kristal bening diduga narkotika jenis shabu seberat 2,35 gram, (1) buah tas kecil warna hitam, (1) buah alat hisap shabu (bong) yang terpasang pada pireks, (1) buah gelas pireks, (1) buah timbangan digital bersama uang kertas Rp 200 ribu, (3) paket klip yang berisi serbuk kristal bening diduga jenis shabu seberat 0,87 gram dan (1) buah kotak plastik kecil,” ungkap Ridwan.

Kapolres Tolitoli ini juga menyebut bahwa HRS  dan MR merupakan residivis dalam kasus yang sama. Yang cukup menarik perhatian publik kata dia, adanya oknum bacaleg yang ditangkap.

“JRP alias J ini diketahui masyarakat luas sering mengkonsumsi shabu sehingga kuat dugaan dalam menerbitkan surat keterangan bebas narkoba disinyalir ada kongkalingkong,” pungkas AKBP Ridwan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan