#

Diduga Tak Sesuai Standarisasi, Warga Tamalatea Soroti Pembangunan Pagar SMA 2 Jeneponto

  • Bagikan
Pembangunan Pagar SMA 2 Jeneponto yang Diduga Tak Sesuai Standar.

CAKRAWALAINFO.CO.ID, JENEPONTO– Pembangunan pagar SMA 2 Jeneponto yang berukuran panjang sekitar kurang lebih 60 meter dan tinggi 2 meter dengan anggaran Rp 181.550 000 dinilai tak wajar.

Pekerjaan konstruksi pagar dengan pasangan batu dan papan nama tersebut kini menjadi sorotan di tengah-tengah masyarakat.

Pasalnya, dilokasi pekerjaan terdapat penggunaan besi 12 yang diduga tidak sesuai ukuran standarisasi SNI dan jarak behel yang tidak sesuai ukuran yang ditetapkan didalam juknis.

Salah seorang warga sekitar, Simbung mengatakan, pekerjaan struktur dasar konstruksi pagar dan pundasi terlihat tidak dikerjakan sesuai standarisasinya.

“Jika memang pekerjaan ini direncanakan dengan baik maka yang perlu dipertanyakan adalah efisiensi dan efektivitas anggaran,” ujarnya kepada CAKRAWALAINFO.CO.ID, Selasa (23/11/21).

“Pundasi pagar hanya menggunakan struktur pundasi lama, itu artinya sama sekali tidak ada pekerjaan pundasi. Yang ada hanya slofnya saja,” katanya menambahkan

Simbung menyebut, bahwa dirinya sempat mencari tahu terkait proyek pengerjaan pembangunan pagar sekolah itu.

Kata dia, salah satu tukang yang sempat dia ditanya dilokasi pengerjaan pagar sekolah itu mengaku bahwa pekerjaan itu upah atau biaya tukangnya capai Rp15 juta sampai selesai. Hanya saja saat ditanya terkait kontraktornya, ia pun mengaku tidak tahu menahu.

“Jadi kalau dilihat dari total anggaran yang digunakan itu sebanyak Rp 181,550,000 yang di menangkan oleh CV Ayu Nurvikal maka mungkin sangat perlu pihak pengawas atau PPTK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan untuk meninjau kembali anggaran yang digunakan,” beber Simbung

Lebih jauh, Simbung yang merupakan warga Tamalatea mengaku, bahwa dirinya berencana untuk segera bersurat dan akan melaporkan ke dinas terkait.

“Jika tak ada yang turun untuk tinjau ini proyek maka tentunya kita akan surati dinas terkait agar segera memeriksa pengerjaan proyek itu,” terangnya.

Penulis: PupungEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *