Air Tak Mengalir, Warga Tanjung Sengkuang Kota Batam Terpaksa Beli Air Bersih dengan Harga Mahal

  • Bagikan

CAKRAWALAINFO.CO.ID, BATAM – Sejumlah wilayah di Kota Batam, Kepulauan Riau, tengah mengalami krisis air bersih yang memprihatinkan.

Akibatnya distribusi air telah mati selama Seminggu belakangan ini.

Salah satu wilayah yang terdampak adalah di Kecematan Batu Ampar hingga ke Bengkong.

Warga di Sepajang Jalan Tanjung Sengkuang dan Jalan Tenggiri mengalami dampaknya dengan sangat kuat yang terpaksa membeli air galon setiap harinya untuk kebutahannya.

Jalil, salah satu warga Tanjung Sengkuang mengatakan sudah seminggu belakangan ini air tidak mengalir dikarenakan adanya kebocoran pipa yang sedang diperbaiki.

“Untuk memenuhi kebutuhan terpaksa saya membeli air galon untuk keberlangsungan hidup yang membuat pengeluaran uang tiap harinya semakin bertambah,” ucapnya,  Kamis (06/06/2024)

Diakui Jalil, bisa menghabiskan sebanyak 5-8 air galon setiap harinya untuk digunakan mencuci piring berbagai kegiatan lainnya.

“Sekarang air galon seharga Rp13 ribu. Dalam sehari saya telah menghabiskan 8 air galon yang jika dikalikan Rp 13 sama dengaan Rp 104 ribu itu baru sehari,” tuturnya.

Situasi yang kurang nyaman ini sudah lama berlangsung. Tidak ada perubahan sama sekali. Malahan semakin sulit. Air yang mengalir di malam hari semakin kecil.

Masyarakat cukup kewalahan karena harus menguras tenaga, pikiran dan dana untuk mendapatkan suplai air yang ideal di rumah mereka.

Jalil berharap pada pengelolah Air Batam Hilir (ABH) dan Pemerintah untuk memperhatikan kebutuhan pokok masyarakat agar akvitas kita juga berjalan dengan lancar. (Alam)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan